IPW: Ada Politik Belah Bambu Dengan Memuji Novel Baswedan Dalam Penangkapan Nurhadi

Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane/Net

Pujian yang diberikan kepada Novel Baswedan atas penangkapan mantan Sekretaris MA, Nurhadi yang sempat buron dikritisi.

Adalah Indonesia Police Watch (IPW). Ketua Presidium IPW, Neta S Pane menilai pujian yang disampaikan mantan Komisioner KPK, Bambang Widjojanto sarat dengan intrik.

"Ada politik belah bambu, dengan memuji Novel Baswedan. Seolah penangkapan itu hasil kerja Novel pribadi. Padahal sejak Nurhadi buron, KPK sudah meminta bantuan Polri untuk memburu mantan Sekretaris MA tersebut," kata Neta dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/6).

Ia mengurai, pertengahan Februari 2019, Nurhadi terlacak sedang melakukan Shalat Dhuha di sebuah masjid di Jakarta. Namun Nurhadi berhasil kabur saat hendak ditangkap. Ia melanjutkan, sedikitnya lima kali Nurhadi terpantau di lima masjid tapi tetap lolos dari penangkapan.

Berbagai info tentang Nurhadi disampaikan masyarakat ke KPK. Dari pantauan IPW, setiap informasi dilacak dengan serius dan diikuti KPK dengan cermat.

"Hingga Senin malam lalu, Nurhadi berhasil ditangkap. Bagi KPK pimpinan Komjen Firli semua info yang masuk selalu diposisikan sebagai sesuatu hal yang penting, sehingga dibahas bersama tim. Dalam hal ini, tidak ada individu yang dominan, apalagi merasa sok hebat sendiri," urainya.

Adapun penggeledahan yang dilakukan KPK di rumah Nurhadi melibatkan semua unit kerja di KPK, termasuk satu regu anggota Polri berseragam lengkap dengan senjata laras panjang.

"Anggota Polri ikut mengawal jalannya penangkapan Nurhadi untuk mengantisipasi situasi. Sebab ada isu yang beredar bahwa selama ini Nurhadi berlindung pada seorang oknum. Namun dalam penangkapan malam itu, tim KPK dan Polri bekerja profesional," tegasnya.

"IPW berharap sinergi Tim KPK dan Polri ini bisa semakin mantap dan solid ke depan agar oknum-oknum yang melindungi DPO menjadi ciut nyali," tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Negara yang Ditakuti Yahudi di Timur Tengah Cuman Dua, Iran dan Turki

Rabu, 16 September 2020
Video

Orang Yahudi Bikin Terowongan untuk Beribadah di Bawah Masjid Al-Aqsa

Rabu, 16 September 2020

Artikel Lainnya

Sembari Menunggu Vaksin Jadi, Kemampuan Preventif Harus Digencarkan
Politik

Sembari Menunggu Vaksin Jadi..

18 September 2020 12:45
Fadli Zon: Pak Mahfud, Apa Tidak Lebih Tepat Kita Sandang Cukongkrasi?
Politik

Fadli Zon: Pak Mahfud, Apa T..

18 September 2020 12:28
Gagal Lolos Pilkada Bandarlampung, Ike Edwin Ajak Pendukungnya Pilih Rycko-Jos
Politik

Gagal Lolos Pilkada Bandarla..

18 September 2020 11:48
Kemenko Polhukam Turut Undang Bawaslu Bahas Materi Perppu Pilkada Kedua
Politik

Kemenko Polhukam Turut Undan..

18 September 2020 11:42
Diduga Pidana, Komisi III Minta Bareskrim Ungkap Aktor Intelektual Kebakaran Gedung Kejagung
Politik

Diduga Pidana, Komisi III Mi..

18 September 2020 11:30
Adhie Massardi Lebih Sepakat Kalau Ahok Jadi Menlu, Biar Yang Dimaki-maki Orang Asing Semua
Politik

Adhie Massardi Lebih Sepakat..

18 September 2020 11:27
Kena Prank Ahok Soal Pembubaran Kementerian BUMN, Begini Ungkapan Kekecewaan Relawan Jokowi
Politik

Kena Prank Ahok Soal Pembuba..

18 September 2020 11:19
Azis Syamsuddin: Sengaja Atau Lalai, Usut Tuntas Kebakaran Gedung Kejagung
Politik

Azis Syamsuddin: Sengaja Ata..

18 September 2020 11:17