Diskusi Bareng Tokoh Nasional, GMNI Meneladani Kepemimpinan Bung Karno

Diskusi daring DPP GMNI bertema "Bung Karno, Kepemimpinan politik dan deokrasi/Repro

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menyelenggarakan diskusi daring dengan tema "Bung Karno, Kepemimpinan Politik dan Demokrasi".

Organisasi di bawah kepemimpinan Arjuna Putra Aldino dan M Ageng Dendy Setiawan menyelenggarakan diskusi daring pada (3/6).

Diskusi yang dihadiri 340 peserta ini menghadirkan tiga tokoh nasional, yaini Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Ari Dwipayana yang saat ini menjabat sebagai Koordinator Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah dan Djarot Saiful Hidayat mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2014-2017.

Djarot Saiful Hidayat sebagai narasumber membahas tentang manifestasi kepemimpinan Bung Karno melalui kebijakan-kebijakan publik yang menyelamatkan kehidupan rakyat.

Menurutnya, inti dari kepemimpinan Bung Karno adalah berpihak pada kepentingan rakyat.

"Kepemimpinan Bung Karno menyelamatkan rakyat dari kemiskinan dan papa sengsara. Tanpa itu, kepemimpinan hanya permainan kata-kata tidak mencerminkan pemikiran bung Karno", ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta yang pernah menjadi Walikota Blitar dua periode itu (3/6).

Kordinator Staf Khusus Presiden, A. A. G. N. Ari Dwipayana yang juga didaulat menjadi pembicara menjelaskan bahwa ide-ide Bung Karno memuat keberpihakannya pada kemandirian dan kedaulatan Indonesia sebagai bangsa.

Bung Karno, kata Ari Dwipayana, bersama-sama negara-negara lain membuat kekuatan blok baru dengan mencoba membangun dunia baru yang adil dan manusiawi.

"Bung Karno bersama negara-negara New Emerging Force aktif mengupayakan membangun dunia baru yang adil dan manusiawi. Bung Karno berhasil memadukan kepentingan nasional selaras dengan perkembangan ekonomi-politik global", paparnya

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menyampaikan nilai kepemimpinan Bung Karno dengan menegaskan bahwa bangsa Indonesia perlu membangun persatuan dan gotong royong.

Menurut politisi PDIP ini, Gotong royong dapat menghadapi problematika Indonesia hari ini.

Secara khusus, Ganjar memberi pesan pada kaum nasionalis muda perlu menyatukan langkah dan gerakan untuk menghadapi tantangan bangsa yang kian kompleks.

"Di situasi saat ini kita harus satukan langkah dan gerakan untuk menghadapi problematika bangsa yang semakin kompleks. Terutama kaum nasionalis muda GMNI", tambahnya.

Hal ini sesuai dengan visi-misi GMNI di bawah kepemimpinan Arjuna Putra Aldino dan M. Ageng Dendy Setiawan yang mengusung rekonsiliasi basis dan gerakan yang disampaikan saat prosesi pengukuhan dan serah terima jabatan pada Maret lalu di Museum Kebangkitan Nasional.

Kolom Komentar


Video

Negara yang Ditakuti Yahudi di Timur Tengah Cuman Dua, Iran dan Turki

Rabu, 16 September 2020
Video

Orang Yahudi Bikin Terowongan untuk Beribadah di Bawah Masjid Al-Aqsa

Rabu, 16 September 2020

Artikel Lainnya

Sembari Menunggu Vaksin Jadi, Kemampuan Preventif Harus Digencarkan
Politik

Sembari Menunggu Vaksin Jadi..

18 September 2020 12:45
Fadli Zon: Pak Mahfud, Apa Tidak Lebih Tepat Kita Sandang Cukongkrasi?
Politik

Fadli Zon: Pak Mahfud, Apa T..

18 September 2020 12:28
Gagal Lolos Pilkada Bandarlampung, Ike Edwin Ajak Pendukungnya Pilih Rycko-Jos
Politik

Gagal Lolos Pilkada Bandarla..

18 September 2020 11:48
Kemenko Polhukam Turut Undang Bawaslu Bahas Materi Perppu Pilkada Kedua
Politik

Kemenko Polhukam Turut Undan..

18 September 2020 11:42
Diduga Pidana, Komisi III Minta Bareskrim Ungkap Aktor Intelektual Kebakaran Gedung Kejagung
Politik

Diduga Pidana, Komisi III Mi..

18 September 2020 11:30
Adhie Massardi Lebih Sepakat Kalau Ahok Jadi Menlu, Biar Yang Dimaki-maki Orang Asing Semua
Politik

Adhie Massardi Lebih Sepakat..

18 September 2020 11:27
Kena Prank Ahok Soal Pembubaran Kementerian BUMN, Begini Ungkapan Kekecewaan Relawan Jokowi
Politik

Kena Prank Ahok Soal Pembuba..

18 September 2020 11:19
Azis Syamsuddin: Sengaja Atau Lalai, Usut Tuntas Kebakaran Gedung Kejagung
Politik

Azis Syamsuddin: Sengaja Ata..

18 September 2020 11:17