Ingin UU Pemilu Pro Rakyat, Alumni IMM Akan Sambangi DPR

Kornas FOKAL IMM, Armyn Gultom/Repro

Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) berencana akan menyambangi fraksi-fraksi di DPR RI. Kedatangan FOKAL IMM untuk beraudiensi menyampaikan hasil kajian internal terkait situasi nasional yang dewasa ini terjadi.

Terutama soal pembahasan Undang Undang Pemilu yang belakangan menuai reaksi beragam dikalangan masyarakat.

Ketua Koordinator Nasional (Kornas) Fokal IMM, Armyn Gultom mengatakan, pihaknya bersama jajaran akan menyampaikan langsung aspirasi kader IMM terkait UU Pemilu yang dinilai mereduksi esensi demokrasi.

Bagaimana tidak, adanya wacana ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) 7 persen dinilai akan memberangus partai-partai yang notabene menjadi partai tengahan atau tidak mencapai PT pada Pemilu 2019 lalu. Terutama partai Islam yang merepresentasikan suara umat Islam di kancah politik nasional.

"Kita mengusulkan, kita datangi semua pimpinan fraksi, kita datangi semua partai-partai politik, secara formal kita datang, siapa yang menerima kita, kita usulkan maksimal 5 persen (PT) dan atau 10 persen sekalian," ujar Armyn Gultom saat mengisi diskusi daring bertajuk "RUU Pemilu" yang diinisiasi oleh Koordinator Nasional FOKAL IMM, pada Rabu malam (3/6).

Armyn Gultom mengatakan, FOKAL IMM mengusulkan dua opsi yaitu PT 5 persen atau sekalian 10 persen agar tidak ada partai Islam yang lolos parlemen. Sebab, dengan adanya PT 7 ditenggarai akan menghambat parpol Islam dan parpol yang tidak lolos pada Pemilu 2019 namun memiliki suara banyak dari masyarakat.

"Jadi dua pilihan ini. Maka, sekali lagi, saya hanya ada dua pilihan bagaiamana FOKAL besok mengusulkan di DIM (Daftar Isian Masalah) di negeri ini juga selalu memakai "strategi politik ini" tentu dengan cara-cara lain," tuturnya.

"Sebab jika tidak 5 pesen itu, percaya lah partai-partai berbasis Islam itu pelan-pelan akan hilang semua," imbuhnya menegaskan.

Lebih jauh daripada itu, Armyn Gultom menegaskan bahwa pihaknya menawarkan kepada para pemangku kepentingan agar menurunkan egoisme sektoral mereka untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat.

"Maka menurut saya daripada tanggung, dalam fikran saya, fikiran nakal saya ini, bukan yang sesungguhnya ini, tapi pikiran nakal, kalau bisa bisa menjadi 10 persen, supaya apa? Supaya memastikan tidak ada partai Islam lolos. Sehingga dengan begitu ada kesadaran baru bagi umat Islam untuk bersatu pada keterpanggilan bahwa kita sedang diinjak ditindas untuk bangkit," urainya.

Karena, lanjut Armyn Gultom, biasanya umat Islam itu memakai ilmu per (yang membal) bahwa semakin kencanng tuas yang ditekankan itu, maka diyakini akan menimbulkan tuas permukaan yang semakin tinggi.

"Bagaimana partai Islam ini semua kalah yang pada akhirnya seperti Masyumi dulu ketika Pemilu 1955," ucapnya.

"Maksud saya ketika tidak ada lolosnya partai Islam di 2024 ada kesadaran baru, panggilan sejarah, keinginan kita untuk menyatu, bersama, sehingga membawa kesadaran yang namanya benar-benar partai gabungan semua ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Al-Washliyah dll," demikian Armyn Gultom.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

GPK: Demi Kedaulatan Suara Rakyat, Pemerintah Perlu Tunda Pilkada 2020
Politik

GPK: Demi Kedaulatan Suara R..

20 September 2020 18:54
Anis Matta, Dulu Tolak Dinasti Politik Tapi Kini Dukung Anak Dan Menantu Jokowi Di Pilkada
Politik

Anis Matta, Dulu Tolak Dinas..

20 September 2020 18:33
Harusnya Ahok Perbaiki Internal Pertamina, Bukan Malah Menelanjangi Diri Sendiri
Politik

Harusnya Ahok Perbaiki Inter..

20 September 2020 18:16
Singgih Januratmoko: Empat Pilar MPR, Landasan Kehidupan Bermasyarakat
Politik

Singgih Januratmoko: Empat P..

20 September 2020 17:58
Sandiaga Uno Jadi Dewan Pembina Tim Pemenangan Menantu Jokowi, Pengamat: Timbal Balik Politik Pasti Ada
Politik

Sandiaga Uno Jadi Dewan Pemb..

20 September 2020 17:32
Jazuli Juwaini Kukuhkan Satgas Covid-19 Serang Dan Gelar Rapid Test Gratis
Politik

Jazuli Juwaini Kukuhkan Satg..

20 September 2020 16:52
Rocky Gerung: Indonesia Kehilangan Postur Internasional Sejak Kepemimpinan Presiden Jokowi
Politik

Rocky Gerung: Indonesia Kehi..

20 September 2020 16:34
Penularan Covid-19 Sudah Darurat, PBNU Minta Pilkada Ditunda
Politik

Penularan Covid-19 Sudah Dar..

20 September 2020 15:52