Shalat Jumat Sudah Diperbolehkan Tapi Tidak Bisa Dua Gelombang, Ini Penjelasan MUI

Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI)/Net

Pelaksanaan shalat berjamaah dan shalat Jumat di masjid sudah boleh dilakukan mulai besok, Jumat (5/6).

Dalam jumpa pers Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat siang ini, Kamis (4/6), diberikan penjelasan terkait tatalaksana shalat Jumat yang mengacu kepada  Fatwa MUI Nomor 5/Munas VI/MUI/2000 tentang Pelaksanaan Shalat Jumat 2 Gelombang.

Ketua MUI Bidang Kerukunan Umat Beragama Yusnar Yusuf menjelaskan, aturan pelaksanaan ibadah shalat Jumat tersebut dirangkum dalam Taujihat Pengurus MUI Pusat. Di dalamnya terdapat penegasan untuk tidak melaksanakan shalat secara bergelombang. 

"Pelaksanaan shalat Jumat dua gelombang (lebih dari satu kali) di tempat yang sama pada waktu yang berbeda hukumnya tidak sah, walaupun terdapat ‘udzur syar’i (alasan yang dibenarkan secara hukum)," ujar Yusnar Yusuf di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Kamis (4/6).

Yusnar mengungkapkan, meskipun dasar hukum yang digunakan ialah Fatwa MUI tahun 2000, namun maknanya masih relevan sengan kondisi saat ini.

Selain itu, hukum dasar pelaksanaan Shalat Jumat yang diajarkan di dalam Islam juga harus dilakukan dalam satu waktu, yakni di waktu shalat zuhur di satu masjid.

"Hukum asal dari Shalat Jumat adalah sekali saja dan hanya dilakukan di satu masjid di setiap kawasan serta dilakukan dengan segera tanpa menunda waktu," terang Yusnar Yusuf.

Adapun jika d isaat pelaksanaan Shalat Jumat di masjid nantinya kedatangan banyak jamaah, MUI berpandangan solusinya adalah memanfaatkan tempat lain, seperti mushalla, aula, gedung olahraga, dan stadion.

"MUI berpandangan bahwa solusi untuk situasi saat ini ketika masjid tidak bisa menampung jamaah shalat Jumat karena physical distancing adalah bukan dengan mendirikan shalat Jumat secara bergelombang di satu tempat," pungkasnya.

Sebelumnya, Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengeluarkan surat edaran yang menyerukan pembukaan kembali masjid untuk pelaksanaan salat wajib lima waktu dan Shalat Jumat.

Surat itu juga menjabarkan mengenai panduan beribadah di masjid agar bebas dari penularan Covid-19. Salah satu panduannya berisi tentang anjuran shalat Jumat dua gelombang yang bersandar pada Fatwa MUI DKI Jakarta.

Namun salat Jumat dengan dua gelombang dianggap MUI tidak sah. 

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Peringatan Muhammadiyah: Elite Jangan Manfaatkan Pandemi Covid-19 Sebagai Komoditas Politik
Politik

Peringatan Muhammadiyah: Eli..

21 September 2020 12:55
Terjangkit Covid-19, Menag Fachrul Razi Jalani Karantina Di Rumah Sakit
Politik

Terjangkit Covid-19, Menag F..

21 September 2020 12:47
Pilkada Bisa Jadi Awal Keretakan Jokowi Dengan NU Dan Muhammadiyah
Politik

Pilkada Bisa Jadi Awal Keret..

21 September 2020 12:45
Ben Bland: Kontradiksi Jokowi Bikin Investor Hingga Kelompok Akademisi Bingung
Politik

Ben Bland: Kontradiksi Jokow..

21 September 2020 12:39
Andi Arief: Ada Sinyal Hanya 31 Persen Partisipasi Pemilih, So?
Politik

Andi Arief: Ada Sinyal Hanya..

21 September 2020 12:29
Keadaan Mendesak, Muhammadiyah Desak Jokowi Terbitkan Perppu Penundaan Pilkada
Politik

Keadaan Mendesak, Muhammadiy..

21 September 2020 12:26
Muhammadiyah Minta Presiden Evaluasi Penanganan Covid-19, Bila Diperlukan Ambil Alih Dan Pimpin Langsung
Politik

Muhammadiyah Minta Presiden ..

21 September 2020 12:13
Dukung Keluarga Jokowi, Saiful Anam: Kemungkinan Untuk Mengamankan Gerindra Dan Bisnis Sandiaga
Politik

Dukung Keluarga Jokowi, Saif..

21 September 2020 12:05