Guspardi Gaus: Penyelenggara Pilkada Jangan Manfaatkan Covid-19 Untuk Cari Proyek!

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus/Net

Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus bisa memastikan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar pada 9 Desember berjalan dengan baik sesuai prinsip penggunaan anggaran yang efisien dan efektif.

“Pandemi Covid-19 tak seharusnya menjadi alasan bagi lembaga penyelenggara pemilu melaksanakan ajang pemilihan kepala daerah itu dengan prinsip at all costs,” ujar anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus kepada wartawan, Jumat (5/6).

Guspardi mengatakan berbagai usulan telah muncul dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, di mana pandemi Covid-19 belum selesai. Mulai dari penerapan physical distancing yang harus diperhatikan di saat pencoblosan, model kampanye calon, maupun debat secara virtual.

Sementara kebutuhan tambahan juga diperlukan, di antaranya penyediaan alat pelindung diri (APD), masker dan sarung tangan, hand sanitizer, hingga alat pengukur suhu tubuh yang harus disediakan pada tiap-tiap TPS.

Menurunya, keadaan itu akan membuka peluang banyaknya proyek baru terkait pilkada serentak ini. Pada titik itulah dia menginginkan agar prinsip penghematan tetap dijaga.

"Jangan memanfaatkan Covid-19 untuk cari proyek. Harus kita cari sesuatu yang paling mudah, paling murah," katanya politisi PAN itu.

Mantan ketua dewan pertimbangan Kadin Sumbar itu menuturkan apapun yang direncanakan oleh KPU harus tetap berpatokan pada prinsip efisiensi anggaran negara dan harus dipastikan efektif. Khususnya, dalam memastikan proses pilkada takkan merusak kesehatan masyarakat dengan makin menyebarnya Covid-19.

Selain murah dan efisien, Guspardi menilai alat bantu yang akan digunakan saat pilkada juga mesti mudah dimengerti masyarakat penggunaannya.

"Itu yang paling penting. Oleh karena itu cari sesuatu yang mengindahkan protokol kesehatan, cari alat yang paling mudah dimengerti masyarakat," tutupnya.

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34