Samuel F. Silaen: Elite Politik Tidak Muncul Tanpa Kontroversi

Samuel F Silaen/Net

Perubahan sistem tidak selalu mendatangkan atau memperoleh hasil yang memuaskan bagi semua orang. Tidak jarang, perubahan itu justru berbuah kegaduhan.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana) Samuel F. Silaen menyebutkan, dalam setiap perubahan itu ada saja elite dan tokoh yang memancik emosi di ruang publik.

"Elite politik, tokoh masyarakat dan cendikiawan sebagai panutan banyak pihak justru terkadang memancing emosi jiwa di ranah publik, ada saja yang baper (bawa perasaan)," ujar Samuel kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/6).

Samuel menyebutkan, menonton perdebatan elite dan politisi tidak lebih baik dari menonton acara selebritis. Kata dia, terlalu banyak berharap pada politisi menjadi tidak baik dan bisa makan hati.

"Elite politik, tokoh masyarakat tak akan pernah muncul jika tidak ada sedikit-sedikit kontroversial. Tonton saja para selebriti beraksi di depan kamera yang menghiasi layar kaca televisi anda, itulah tuntutan profesi mereka," katanya.

Alumnus Lemhannas Pemuda I ini meminta publik berimbang dalam menilai dan memahami pernyataan politisi. Pasalnya, ada tujuan tertentu yang belum tentu dipahami dari pernyataan tersebut.

"Kita sebagai rakyat biasa dari semua lapisan, jika menonton berita, informasi yang disampaikan elite politik, pengamat dan tokoh masyarakat di ruang publik, itu bukan tanpa 'tembakan' atau tujuan, maka sikap dan pandangan politik mereka sedang 'dilaga' untuk memenangkan pencitraan lewat media," jelasnya.

Pun juga pemerintah, lanjutnya, jangan pernah terlalu reaktif atau mudah terpancing dengan pernyataan elite politik atau bahkan cendikiawan berlabel pengamat.

Menurutnya, dengan berjalan pada jalurnya masing-masing. Diantara pemerintah dan elite politik hingga cendikiawan dapat menjadi satu simbiosis yang membangun bangsa.

"Elite politik dan pemerintah itu sudah punya 'pakem' masing-masing yang jika berjalan paralel maka akan saling melengkapi satu dengan yang lain, artinya akan terjadi 'check and balance' dalam menjalankan pembangunan di bangsa ini," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020
Video

Agak Sulit ya Ternyata Bekerja Dengan Baik dan Benar

Minggu, 05 Juli 2020
Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020

Artikel Lainnya

Tinjau Kawasan Irigasi Pantura, Ketua PDIP Ingin Petani Dapat Suplai Air Cukup
Politik

Tinjau Kawasan Irigasi Pantu..

09 Juli 2020 18:40
Ekstradisi Maria Pauline Di Tengah Bebasnya Djoko Tjandra Seperti Lomba Menonjolkan Prestasi Hindari Reshuffle
Politik

Ekstradisi Maria Pauline Di ..

09 Juli 2020 18:26
Hikmahanto: Tidak Ada Persoalan Hukum Dari Rangkap Jabatan Pejabat Negara Di Perusahaan BUMN
Politik

Hikmahanto: Tidak Ada Persoa..

09 Juli 2020 17:54
Tak Hanya Pusat Kota, RUU Ciptaker Diyakini Akan Membuka Lapangan Kerja Di Daerah
Politik

Tak Hanya Pusat Kota, RUU Ci..

09 Juli 2020 17:46
Terlambat Merecover Ekonomi, Bukti Ketidaksiapan Indonesia Menghadapi Dampak Pandemik Covid-19
Politik

Terlambat Merecover Ekonomi,..

09 Juli 2020 17:20
Gugatan Rachmawati Dikabulkan MA, Fadli Zon: Harusnya KPU Jangan Buru-buru Beri Tanggapan
Politik

Gugatan Rachmawati Dikabulka..

09 Juli 2020 17:18
Waketum Gerindra Sedih, Kartu Prakerja Dibutuhkan Tapi Parpol Pendukung Jokowi Ngerecokin
Politik

Waketum Gerindra Sedih, Kart..

09 Juli 2020 16:53
Ketika Bobby Nasution Dapat Sanjungan Politikus Senior
Politik

Ketika Bobby Nasution Dapat ..

09 Juli 2020 16:30