Beda Dengan Pemerintah, Kadin: Sudah 6,4 Juta Karyawan Dirumahkan Dan Kena PHK

Ketua Kamar Dagang Indonesia, Rosan Roeslani/Net

Sejumlah asosiasi industri dan bisnis yang berada di bawah naungan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) melaporkan, banyak perusahaan yang terpaksa tutup dan merumahkan ratusan ribu karyawan atau PHK akibat terdampak pandemik Covid-19.

Demikian disampaikan Ketua Kadin, Rosan Roeslani saat mengisi diskusi daring yang digelar Forum Diskusi Denpasar12 bertajuk 'Mempersiapkan Pemulihan Ekonomi Nasional Dalam Pandemi Covid-19', pada Rabu (10/6).

"Kebetulan saya di-update oleh asosiasi di bawah Kadin, asosiasi industri, asosiasi bisnis mengenai jumlah yang dirumahkan dan PHK ini makin lama makin bertambah," ujar Rosan Roeslani.

Dia mengurai, berdasarkan laporan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), tercatat sudah 2.000 hotel lebih dan 8.000 restoran tutup akibat pandemik Covid-19 di Tanah Air.

"Di perhotelan yang dirumahkan 430 ribu orang dari 2.000 hotel lebih yang sudah ditutup dan melaporkan sudah tutup. Restoran lebih dari 8 ribu sudah tutup," ungkap Rosan Roeslani.

Dari ribuan hotel yang sudah tutup itu, sebagian besar berada di wilayah Jawa Barat. Belum lagi di daerah-daerah lain seperti Bali dan sekitarnya. "Padahal kalau kita tahu di Bali juga banyak hotel," ucapnya.

Selain itu, kata Rosan, perusahaan tekstil juga mencatatkan sekitar 2,1 juta orang dirumahkan hingga Ritel Hipindo, serta sektor transportasi darat Organda sebanyak 1,4 juta orang terpaksa dirumahkan. Jika ditotalkan,  maka angkanya mencapai 6,4 juta orang.

"Sehingga angkanya itu sekarang di 6,4 juta orang. Itu menurut angka dari kami, walaupun mungkin agak sedikit berbeda dengan pemerintah Kementerian ketenagakerjaan," urai Rosan Roeslani.

Angka tersebut berbeda dengan angka yang ada pada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang masih berada pada level 2,8 juta orang dirumahkan dan di-PHK.  

"Angka yang kami dapat dari asosiasi industri dan asosiasi bisnis yang berada di bawah Kadin ini nih sudah berada 6,4 juta orang," pungkasnya.  
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020
Video

RMOL World View | Di Balik Ledakan Lebanon Bersama Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Direktur KPN: Poster Anies-AHY Hanya Pansos, Karena Popularitas Itu Penting
Politik

Direktur KPN: Poster Anies-A..

11 Agustus 2020 12:50
Istana Larang Pajang Foto Jokowi, Iwan Sumule: Ini Klenik Atau 17 Agustus Terakhir Jadi Presiden?
Politik

Istana Larang Pajang Foto Jo..

11 Agustus 2020 12:47
Prabowo Disebut Bakal Gantikan Maruf Amin, PPP: Isu Murahan!
Politik

Prabowo Disebut Bakal Gantik..

11 Agustus 2020 12:27
Prabowo Diisukan Bakal Geser KH Ma’ruf Amin, Gerindra: Isu Mau Pecah NU Dan Jokowi
Politik

Prabowo Diisukan Bakal Geser..

11 Agustus 2020 12:25
Pernah Ditolak Jokowi, Natalius Pigai Ragu Fadli Zon Mau Menerima Penghargaan Bintang Jasa
Politik

Pernah Ditolak Jokowi, Natal..

11 Agustus 2020 11:59
Menggeser Maruf Amin Tidak Semudah Mencopot Menteri
Politik

Menggeser Maruf Amin Tidak S..

11 Agustus 2020 11:56
Bakal Deklarasikan Dukungan Kepada Akhyar Nasution, Forum Eksponen 98 PDIP Ajak Kader Tetap Gembira
Politik

Bakal Deklarasikan Dukungan ..

11 Agustus 2020 11:45
Jubir Jokowi: Pegawai KPK Jadi ASN Bukan Melemahkan, Tapi Memperkuat Institusi
Politik

Jubir Jokowi: Pegawai KPK Ja..

11 Agustus 2020 11:22