Tagihan Listrik Melonjak Drastis, Fahira Idris Usulkan Bentuk Tim Investigasi Independen

Anggota DPD RI, Fahira Idris, meminta pemerintah membentuk tim investagasi independen terkait lonjakan tagihan listrik/Istimewa

Keluhan dan protes dari masyarakat terkait lonjakan tagihan listrik PLN yang gila-gilaan harus segera ditemukan solusinya.

Walaupun PLN telah menjelaskan alasan naiknya tagihan selama masa PSBB dan work from home (WFH) karena konsumsi listrik yang bertambah, tetapi masih banyak masyarakat yang menganggap lonjakan kenaikan tagihan listrik ini tidak wajar.

Untuk itu, anggota Komite II DPD RI yang membidangi persoalan energi, Fahira Idris, mendesak pemerintah untuk membentuk tim investigasi independen agar lebih objektif dalam menginvestigasi persoalan lonjakan tagihan listrik selama masa pandemik ini.

Pembentukan tim investigasi independen bukan untuk mencari-cari kesalahan. Tetapi bertujuan untuk menemukan akar persoalan atau duduk perkara kenapa terjadi lonjakan tagihan listrik yang dianggap banyak pelanggan tidak wajar.

“Kenapa tim investigasinya harus independen? Tentunya agar lebih objektif dan transparan menilai persoalan ini. Libatkan para pakar, kampus, akademisi, dan tokoh masyarakat. Persoalan ini harus segera dituntaskan karena dampaknya besar bagi masyarakat. Terlebih di masa pandemik ini di mana beban ekonomi masyarakat semakin berat,” ucap Fahira Idris di Jakarta, Kamis (11/6).

Menurut Fahira, walau PLN sudah menjelaskan kepada publik alasan terjadi lonjakan tagihan, tetapi tetap saja publik belum sepenuhnya puas. Alasan yang dibeberkan PLN antara lain karena peningkatan konsumsi selama PSBB dan WFH, lalu disebabkan pencatatan rata-rata tagihan menggunakan rekening 3 bulan terakhir.

Bahkan skema cicilan yang disiapkan PLN untuk pembayaran kenaikan listrik bagi pelanggan yang jumlah tagihannya membengkak pada Juni ini, belum sepenuhnya mendapat respons positif dari pelanggan. Oleh karena itu, kehadiran tim investigasi independen penting agar persoalan ini bisa segera diselesaikan.

“Saya yakin, apa pun temuan tim investigasi independen ini akan diterima semua pihak terutama masyarakat atau pelanggan maupun PLN. Tujuan kita adalah menyelesaikan persoalan bukan mencari-cari kesalahan," kata Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI ini.

"Temuan dan rekomendasi tim investigasi independen yang terdiri dari para pakar dan perwakilan masyarakat ini akan sangat berguna untuk penyempurnaan sistem kelistrikan ke depan. Sehingga persoalan seperti ini tidak terjadi lagi,” demikian Fahira Idris.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020
Video

Agak Sulit ya Ternyata Bekerja Dengan Baik dan Benar

Minggu, 05 Juli 2020
Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020

Artikel Lainnya

Tinjau Kawasan Irigasi Pantura, Ketua PDIP Ingin Petani Dapat Suplai Air Cukup
Politik

Tinjau Kawasan Irigasi Pantu..

09 Juli 2020 18:40
Ekstradisi Maria Pauline Di Tengah Bebasnya Djoko Tjandra Seperti Lomba Menonjolkan Prestasi Hindari Reshuffle
Politik

Ekstradisi Maria Pauline Di ..

09 Juli 2020 18:26
Hikmahanto: Tidak Ada Persoalan Hukum Dari Rangkap Jabatan Pejabat Negara Di Perusahaan BUMN
Politik

Hikmahanto: Tidak Ada Persoa..

09 Juli 2020 17:54
Tak Hanya Pusat Kota, RUU Ciptaker Diyakini Akan Membuka Lapangan Kerja Di Daerah
Politik

Tak Hanya Pusat Kota, RUU Ci..

09 Juli 2020 17:46
Terlambat Merecover Ekonomi, Bukti Ketidaksiapan Indonesia Menghadapi Dampak Pandemik Covid-19
Politik

Terlambat Merecover Ekonomi,..

09 Juli 2020 17:20
Gugatan Rachmawati Dikabulkan MA, Fadli Zon: Harusnya KPU Jangan Buru-buru Beri Tanggapan
Politik

Gugatan Rachmawati Dikabulka..

09 Juli 2020 17:18
Waketum Gerindra Sedih, Kartu Prakerja Dibutuhkan Tapi Parpol Pendukung Jokowi Ngerecokin
Politik

Waketum Gerindra Sedih, Kart..

09 Juli 2020 16:53
Ketika Bobby Nasution Dapat Sanjungan Politikus Senior
Politik

Ketika Bobby Nasution Dapat ..

09 Juli 2020 16:30