Rumah Milenial Gelar Sekolah Kebijakan Saat Pandemik, Kemenpora: Semoga Lahirkan Calon Pemimpin Masa Depan

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI, Asrorun Ni'am Sholeh (dua dari pojok kanan atas) saat membuka sekolah kebijakan daring/Repro

Di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19) organisasi yang tergabung dalam Rumah Milenial Indonesia menyelenggarakan Sekolah Kebijakan Publik secara virtual.  Sekolah Kebijakan Publik ini diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai organisasi, profesi, dan daerah di seluruh Indonesia.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menyambut baik acara Rumah Milenial Indonesia. Deputi Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, M. Asrorun Ni'am Sholeh saat membuka Sekolah menyampaikan apresiasinya.

Ia berharap, sekolah yang digelar oleh Rumah Milenial Indonesia dapat melahirkan calon pemimpin masa depan. Kata dia, tantangan di masa depan harus direspons dengan persiapan secara matang.  

"Sekolah Kebijakan Publik hendaknya bisa melahirkan calon-calon pemimpin masa depan karena 20 tahun mendatang adalah momentum bagi anak-anak muda," kata Asrorun Ni'am Selasa (16/6).

Di hadapan peserta, Pria yang juga Sekretaris Komisi Fatwa MUI ini mengingatkan, bahwa hakikat kepemimpinan adalah meramu berbagai kepentingan dan mengakomodasinya agar tercipta keharmonisan.

"Jari kita menentukan masa depan kita karena teknologi digital bisa menjadi rekaman yang dapat diputar di kemudian hari untuk menentukan layakkah kita menjadi pemimpin. Generasi muda sudah harus berbicara terkait public policy sebab 20 tahun mendatang adalah momentum bagi anak-anak muda," katanya.

Di akhir sesi pemaparan, secara simbolis Ni'am membuka secara resmi rangkaian Sekolah Kebijakan Publik yang akan berlangsung selama satu bulan ke depan.

"Dengan ini, saya secara resmi membuka Sekolah Kebijakan Publik Rumah Milenial Indonesia. Kepada para peserta, selamat mengikuti kelas virtual ini. Salam Milenial!" ujarnya.

Kegiatan Sekolah Kebijakan Publik dengan tagline #MilenialBerbagi diikuti peserta dengan latar belakang pimpinan organisasi kemahasiswaan, pengurus BEM, aktivis sosial dan NGO, politisi, profesional dan birokrat muda, serta berbagai latar belakang keilmuan dan keprofesian lainnya.

Para pembicara yang akan mengisi sekolah ini antara lain Yenny Wahid, Jerry Sambuaga, Emil Dardak, Noer Fajrieansyah, Djauhari Oratmangun, Asfinawati, Febry Tetelepta, Rina Saadah, Hokkop Situngkir, Dodi Lapihu, dan lainnya.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Peringatan Muhammadiyah: Elite Jangan Manfaatkan Pandemi Covid-19 Sebagai Komoditas Politik
Politik

Peringatan Muhammadiyah: Eli..

21 September 2020 12:55
Terjangkit Covid-19, Menag Fachrul Razi Jalani Karantina Di Rumah Sakit
Politik

Terjangkit Covid-19, Menag F..

21 September 2020 12:47
Pilkada Bisa Jadi Awal Keretakan Jokowi Dengan NU Dan Muhammadiyah
Politik

Pilkada Bisa Jadi Awal Keret..

21 September 2020 12:45
Ben Bland: Kontradiksi Jokowi Bikin Investor Hingga Kelompok Akademisi Bingung
Politik

Ben Bland: Kontradiksi Jokow..

21 September 2020 12:39
Andi Arief: Ada Sinyal Hanya 31 Persen Partisipasi Pemilih, So?
Politik

Andi Arief: Ada Sinyal Hanya..

21 September 2020 12:29
Keadaan Mendesak, Muhammadiyah Desak Jokowi Terbitkan Perppu Penundaan Pilkada
Politik

Keadaan Mendesak, Muhammadiy..

21 September 2020 12:26
Muhammadiyah Minta Presiden Evaluasi Penanganan Covid-19, Bila Diperlukan Ambil Alih Dan Pimpin Langsung
Politik

Muhammadiyah Minta Presiden ..

21 September 2020 12:13
Dukung Keluarga Jokowi, Saiful Anam: Kemungkinan Untuk Mengamankan Gerindra Dan Bisnis Sandiaga
Politik

Dukung Keluarga Jokowi, Saif..

21 September 2020 12:05