Eddy Soeparno: Alasan PLN Soal Bengkaknya Tagihan Listrik Masyarakat Tidak Nyambung

Sekjen PAN, Eddy Soeparno saat webinar tentang tarif listrik/Repro

Alasan pihak PLN atas bengkaknya tagihan listrik yang dirasakan sejumlah masyarakat mengacu pada hitungan subsidi tiga bulan terkakhir dinilai tidak masuk akal. Pasalnya, bengkaknya tagihan listrik masyarakat ada yang mencapai ratusan persen diatas rata-rata tagihan.  

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Eddy Soeparno saat mengisi diskusi bertajuk "Polemik Tagihan Listrik Naik: Bagaimana Nasib Rakyat" yang diselenggarakan oleh DPP PAN, Jumat (19/6).

"Logika yang digunakan bahwa rata-rata 3 bulan pemakaiannya ke belakang untuk menghitung tagihan listriknya ke depan, itu rasanya tidak masuk dalam hal ini tidak nyambung," ujar Eddy Soeparno.

"Keluhannya itu ditempat, di kantor yang tidak digunakan karena memang mereka sudah bekerja dari rumah (WFH) mendadak tagihannya naik 250 persen. Ada Masjid yang karena PSBB juga tidak digunakan untuk kegiatan ibadah naik 800 persen," sambungnya.

Menurut Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini, pihaknya juga sudah mengakomodir keluhan dari masyarakat dan menyampaikan langsung ke Direksi PLN saat Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Namun sayangnya, Komisi VII DPR RI tidak mendapatkan jawaban pasti dari pihak PLN terkait masalah tersebut.

"Oleh karena itu, kami tidak heran bahwa RDP itu berjalan cukup panjang nyaris 7 jam dan pada akhirnya pun, kami masih belum mendapatkan penjelasan yang memuaskan," sesal Eddy Soeparno.

"Sehingga akan kami bahas nanti selanjutnya di dalam Panja Kelistrikan," imbuhnya menegaskan.

Selain Eddy Soeparno, turut hadir sejumlah narasumber dalam diskusi daring tersebut antara lain; Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PAN Andi Yuliani Paris, Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia/YLKI Tulus Abadi, Pengamat Energi dari UGM Fahmy Radhi.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Pemuda Muhammadiyah: Vaksinasi Harus Direalisasikan Kalau Pemerintah Tak Ingin Kehilangan Kepercayaan Publik
Politik

Pemuda Muhammadiyah: Vaksina..

25 November 2020 05:59
Penghapusan Pajak Hingga Kemudahan Investasi Jadi Senjata Appi-Rahman Di Debat Kedua Pilkada Makassar
Politik

Penghapusan Pajak Hingga Kem..

25 November 2020 05:34
Irmanputra Sidin: Instruksi Mendagri Seperti Curahan Hati Jokowi
Politik

Irmanputra Sidin: Instruksi ..

25 November 2020 04:40
Senator Jakarta: Sekolah Tatap Muka Januari 2021 Tidak Tepat Dan Terlalu Berisiko
Politik

Senator Jakarta: Sekolah Tat..

25 November 2020 02:44
Yusril Ihza Mahendra: Instruksi Mendagri Tak Akan Berpolemik Kalau Mendagri Gunakan Diksi Pemakzulan
Politik

Yusril Ihza Mahendra: Instru..

25 November 2020 02:23
Fadli Zon: Instruksi Mendagri Upaya Resentralisasi Kekuasaan Untuk Hentikan Oposisi
Politik

Fadli Zon: Instruksi Mendagr..

25 November 2020 01:58
Kemenag Susun Naskah Khutbah Jumat Untuk Masjid-masjid, Jaminan Berkualitas Dan Bermutu
Politik

Kemenag Susun Naskah Khutbah..

25 November 2020 00:44
Heran Asing Berperan Lebih Di Indonesia, Megawati: Pak Nadiem Please, Kasih Kesempatan Anak-anak Kita
Politik

Heran Asing Berperan Lebih D..

25 November 2020 00:11