Akhirnya Arief Poyuono Ajak Tinggalkan Gerbong Politik Yang Sudah Rusak

Repro Kanal Anak Bangsa

Pernyataan yang disampaikan Arief Poyuono mengenai isu kebangkitan komunisme dan Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai kreasi kelompok kadrun tidak memiliki kaitan dengan Partai Gerindra.

Hal ini diakui sendiri oleh Arief Poyuono yang di partai besutan Prabowo Subianto itu duduk sebagai Wakil Ketua Umum.

Arief Poyuono dalam penjelasan terakhirnya kepada redaksi Kantor Berita Politik RMOL mengatakan, dari rekaman yang dishare akun Youtube Kanal Anak Bangsa tanggal 16 Juni lalu tampak jelas bahwa pernyataan yang disampaikannya itu untuk membela Presiden Joko Widodo yang dikait-kaitkan dengan komunisme dan PKI.

“Video itu untuk mendukung bela Kangmas Jokowi dari penyebar hoax PKI bangkit, yaitu kelompok kadrun,” ujarnya.

“Tidak ada urusannya saya dengan Gerindra. Hanya orang goblok dan tidaknga tahu diri saja yang bilang saya mengatasnamakan Gerindra (dalam video itu). Saya ini pimpinan buruh,” ujar Arief Poyuono yang memang memimpin Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu.

Dalam kesempatan itu, Arief Poyuno mengajak kawan-kawannya di barisan pekerja dan buruh untuk menentukan arah politik dengan meninggalkan apa yang disebutnya sebagai gerbong politik yang sudah rusak.

“Untuk ke depan dalam menjaga persatuan bangsa dan kesejahteraan kita, mari kita tinggalkan gerbong-gerbong yang sudah rusak dan busuk dan tidak akan bisa membawa kita ketujuan kita bersama,” tegasnya.

“Per hari ini saya mengajak kawan-kawan buruh untuk waspada pada penyebar PKI bangkit yang merupakan isu hoax dan hanya bertujuan menjatuhkan Jokowi,” sambung Arief Poyuono lagi.

Dia menambahkan, pihaknya tahu kelompok kadrun ada di gerbong mana saja…

“Kita tidak pernah akan sejalan dengan mereka,” demikian Arief Poyuono.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Lampiran Perpres Miras Dicabut Jokowi, Aktivis: Pemerintah Harus Tutup Pabrik Miras
Politik

Lampiran Perpres Miras Dicab..

02 Maret 2021 13:55
Muhammadiyah Dukung Usaha Jokowi Bangkitkan Ekonomi Dengan Pancasila Dan UUD 1945, Bukan Lewat Miras
Politik

Muhammadiyah Dukung Usaha Jo..

02 Maret 2021 13:42
Pesan Airlangga Hartarto, Mubes Kosgoro 1957 Harus Guyub Dan Tidak Membuat Perpecahan
Politik

Pesan Airlangga Hartarto, Mu..

02 Maret 2021 13:40
Firli Bahuri Harus Kerja Lebih Keras Lagi...
Politik

Firli Bahuri Harus Kerja Leb..

02 Maret 2021 13:30
PP Muhammadiyah: Miras Adalah Pangkal Dari Berbagai Kejahatan
Politik

PP Muhammadiyah: Miras Adala..

02 Maret 2021 13:26
Tanpa Basa-basi, Jokowi Putuskan Cabut Lampiran Perpres Soal Investasi Minuman Beralkohol
Politik

Tanpa Basa-basi, Jokowi Putu..

02 Maret 2021 13:13
KPK Masih Yakin Harun Masiku Di Tanah Air Dan Sudah Bentuk 2 Satgas
Politik

KPK Masih Yakin Harun Masiku..

02 Maret 2021 13:05
Meski Menjabat Sekitar 3 Tahun, Kepala Daerah Terpilih Di Pilkada 2020 Tetap Dapat Gaji Satu Periode
Politik

Meski Menjabat Sekitar 3 Tah..

02 Maret 2021 13:02