Wadahi Nelayan Dan Pelaku Usaha Perikanan, PBNU Resmi Tugaskan Witjaksono Pimpin SNNU

Ketua SNNU, Witjaksono/RMOL

Menindaklanjuti keputusan Muktamar 33, Organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama resmi membentuk membentuk badan otonom baru bidang kemaritiman.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Jumat (19/6) menunjuk pengusaha muda profesional, Witjaksono sebagai Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU).

PBNU menugaskan Witjaksono agar segera melaksanakan tugas-tugas kepengurusan Pimpinan Pusat SNNU. Selain itu Witjak diberi mandat untuk membentuk kepengurusan SNNU di tingkat wilayah dan cabang.

"Melaksanakan Rakernas setelah pembentukan Wilayah dan Cabang lebih dari 60 persen. Melaksanakan Kongres Serikat Nelayan NU paling lambat 6 bulan kedepan dan melaporkan hasilnya kepada PBNU," demikian tugas PBNU yang dimandatkan kepada Witjaksono.

Ketua SNNU, Witjaksono merasa terhormat dan terharu atas tugas yang diembankan pada dirinya. Sebagai profesional yag bergerak di bidang usaha perikanan dan pertanian, Koordinator Nasional Program Pertanian PBNU ini akan bekerja keras mendorong kemaslahatan para nelayan dan para pelaku usaha perikanan.

Witjak menjelaskan, sebagian besar nelayan yang tersebar di sepanjang pantai Indonesia adalah kalangan nahdliyin. Sejauh ini, kondisi ekonomi sebagian besar nelayan di Indonesia berada di bawah garis kemiskinan.

Fakta itu, ditegaskan Witjak akan menjadi tantangan SNNU dalam melakukan kerja organisasi. Witjak menjelaskan, pengalamannya merintis usaha dari nol hingga berhasil go public di pasar saham beberapa tahun lalu akan menjadi modal dalam membangun SNNU.

"Tugas Jadi Ketua SNNU merupakan kehormatan sekaligus tantangan untuk berkhidmat pada Nahdlatul Ulama, bangsa dan negara. Kita akan bekerja keras untuk menjadi bagian perjuangan NU menciptakan kemaslahatan, khususnya nelayan nahdliyin dengan kondisi ekonomi yang lemah," demikian penjelasan pria yang juga Wakil Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin- (P2N-PBNU), Sabtu (20/6).

Selain keputusan Muktamar ke 33 Nahdlatul Ulama, SNNU diresmikan setelah Keputusan pleno PBNU pada 10 Maret 2020 lalu. SNNU nantinya akan menjadi wadah dan sarana mengayomi para nelayan, pelaku usaha kelautan dan kemaritiman dan masyarakat pesisir.

Penunjukan itu ditandai dengan penerbitan surat PBNU dengan nomor 523/A.II.04.d/06/2020 tentang Pengesahan Pimpinan Pusat Serikat Nelayan Nahdalatul Ulama.

Surat keputusaan itu ditandatangani oleh Pejabat Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Sekretaris Jenderal A. Helmy Faishal Zaini pada tanggal 19 Juni 2020.

Kolom Komentar


Video

Gudang Alat Produksi Roti dan 4 Unit Kendaraan Ludes Terbakar

Sabtu, 17 April 2021
Video

Sholat 5 Waktu - Mentari Ramadhan #4

Minggu, 18 April 2021
Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021

Artikel Lainnya

Ahok Belum Berkelas Untuk Jadi Menteri Investasi
Politik

Ahok Belum Berkelas Untuk Ja..

19 April 2021 05:39
Jadi Syarat Naik Haji, Produsen Sinovac Harus Segera Urus EUL Dari WHO
Politik

Jadi Syarat Naik Haji, Produ..

19 April 2021 04:21
Pers Bukan Ancaman Bagi Keluarga Presiden
Politik

Pers Bukan Ancaman Bagi Kelu..

19 April 2021 03:59
Menteri Tjahjo Banyak Pecat ASN Radikal, Fadli Zon: Jangan-jangan Pemerintah Nggak Ngerti Arti Radikalisme
Politik

Menteri Tjahjo Banyak Pecat ..

19 April 2021 03:21
Jangan Terpancing Provokasi Jozeph Zhang, Biarkan Hukum Yang Bicara
Politik

Jangan Terpancing Provokasi ..

19 April 2021 02:55
Walhi Tuding Kerusakan Parah Bencana NTT Karena Peringatan BMKG Hanya Sebatas Normatif
Politik

Walhi Tuding Kerusakan Parah..

19 April 2021 02:42
Berikan Rasa Aman Wisatawan, Menparekraf Dorong Penerapan CHSE Di Situs Wisata Religi
Politik

Berikan Rasa Aman Wisatawan,..

19 April 2021 02:17
Walhi: Apa Yang Terjadi Di NTT Tidak Murni Sebagai Bencana Alam
Politik

Walhi: Apa Yang Terjadi Di N..

19 April 2021 01:23