Don Adam: Kami Tidak Tahu, Apakah Sikap Menko Luhut Pantas Dilabeli Menjilat Ludah Sendiri?

Promotor debat Luhut Binsar Pandjaitan Vs Rizal Ramli, Don Adam/Net

Ucapan bernada menantang yang disampaikan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan pada 2 Juni lalu memang telah menjadi medan magnet yang menarik banyak respon pro dan kontra.

Buntutnya, banyak tokoh yang kemudian mendaftar jadi penantang Menko Luhut untuk berdebat mengenai utang.

Begitu kata promotor debat Luhut Binsar Pandjaitan Vs Rizal Ramli, Adamsyah Wahab atau yang akrab disapa Don Adam dalam channel YouTube berjudul “LBP kalah WO melawan Rizal Ramli”, Jumat (26/6).

“Tak salah dan sangat pantas jika ucapan beliau dianggap sebagai sayembara intelektual yang berpotensi dicatat sebagai sejarah,” ujar Don Adam yang diduduk di sofa dengan tangan kanan memegang cerutu layaknya Don Corleone dalam film “The Godfather”.

Don Adam menilai, selama ini jarang ada forum perdebatan antara pejabat tinggi negara dengan tokoh intelektual di luar masa pilpres atau pilkada.

“Pun pernah ada wacana debat dilontarkan pejabat tinggi adalah almarhum Wakil Menteri Widjajono Partowidagdo kepada Kwik Kian Gie dan itu pun urung terjadi,” katanya.

Kembali ke soal tantangan LBP. Don Adam mencatat ada dua penantang serius dalam sayembara intelektual yang dilontarkan LBP, yaitu dosen senior di Fakultas Ekonomi UI, Djamester Simarmata dan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid, DR. Rizal Ramli.

“Keduanya memiliki track record bidang ekonomi yang tidak diragukan lagi,” tegasnya.

Pada 11 Juni, Djamester menerima undangan untuk diskusi secara tertutup dengan LBP. Sementara Rizal Ramli, sehari sebelumnya mengadakan jumpa pers untuk melayangkan debat terbuka yang akan digelar 24 Juni melalui promotor Don Adam.

Namun debat tertutup LBP dan Djamester maupun tawaran debat terbuka Rizal Ramli berujung anti klimaks. Di mana debat tertutup antara LBP dan Djamester digelar secara tertutup. Sementara di satu sisi pihak LBP menolak format debat terbuka dari pihak promotor.

“Bahkan sekonyong-konyong melabelinya dengan sirkus politik,” terangnya.

Pada akhirnya, sambung Don Adam, publik bisa melihat rute perjalanan sayembara intelektual ini dengan jelas. Pihak LBP yang tadinya keras menantang debat, di kemudian hari melalui jubirnya mengatakan tidak ada debat yang ada hanyalah diskusi.

“Pada akhirnya, kami yang ditunjuk resmi Rizal Ramli mengatakan tantangan debat alias sayembara intelektual yang diucapkan Pak LBP, telah ditarik oleh Pak LBP sendiri,” urainya.

“Kami tak tahu apakah itu (sikap Menko Luhut) pantas dilabeli menjilat ludah sendiri? Biar lah rakyat Indonesia yang menilai,” demikian Don Adam.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Siang Ini, Kementerian LHK Akan Digeruduk Massa Tolak Kapitalisasi Taman Nasional Komodo
Politik

Siang Ini, Kementerian LHK A..

26 November 2020 06:21
Fadli Zon Bicara, Apresiasi Keputusan Edhy Mundur Dan Sindir KPK Soal Harun Masiku
Politik

Fadli Zon Bicara, Apresiasi ..

26 November 2020 05:42
Segera Atur Perayaan Natal, Menag Fachrul Razi: Yang Jelas Wajib Prokes
Politik

Segera Atur Perayaan Natal, ..

26 November 2020 04:14
Siap Buka Sekolah Tatap Muka, Nadiem Makarim: Tidak Ada Kantin, Ekskul Dan Olahraga
Politik

Siap Buka Sekolah Tatap Muka..

26 November 2020 03:58
Deklarasi SAKTI, Harapan Untuk Pelaut
Politik

Deklarasi SAKTI, Harapan Unt..

26 November 2020 03:39
Gelar Aksi, Komala Desak KPK Usut Dugaan Penyimpangan Bantuan Gempa Lombok
Politik

Gelar Aksi, Komala Desak KPK..

26 November 2020 01:58
Belum Diumumkam KPK, Jokowi Sudah Tunjuk Luhut Pandjaitan Gantikan Edhy Prabowo
Politik

Belum Diumumkam KPK, Jokowi ..

25 November 2020 23:21
Debat Cawalkot Makassar Soal Pajak, Appi Ingatkan Danny: Terpenting Ringankan Beban Dunia Usaha Di Masa Pandemi
Politik

Debat Cawalkot Makassar Soal..

25 November 2020 23:10