Arief Poyuono Sebenarnya Sedang Menyelamatkan Nama Besar Prabowo Subianto

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono/Net

Pernyataan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Arief Poyuono yang menyebut isu PKI buatan kadrun (kadal gurun) yang inginkan jatuhkan Presiden Joko Widodo dinilai sebagai jurus untuk menyelamatkan nama besar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Pakar politik Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin mengurai bahwa Arief Poyuono merupakan anak buah Prabowo Subianto di partai. Artinya, setiap manuver yang dilakukan Arief Poyuono sebagai seorang kader pasti berpangkal dari niat untuk menyelamatkan ketua umum.

Menurutnya, ketua umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu itu sedang ingin menyelamatkan Prabowo dari kursi Menteri Pertahanan. Arief Poyuono sadar betul, jika sampai Prabowo direshuffle, maka karir politik mantan Danjen Kopassus itu tamat. Dengan kata lain, Prabowo menjadi lemah jika ingin kembali bertarung di Pilpres 2024 mendatang.

"AP (Arief Poyuono) itu anak buahnya PS (Prabowo Subianto) di Gerindra. AP pasti akan dukung dan selamatkan PS. AP itu salah satu pilarnya PS. Jadi tentu akan dukung PS," ucap Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (28/6).

Ujang Komarudin menilai, pernyataan Arief Poyuono sejatinya juga dilatarbelakangi oleh kesaksian Prabowo sendiri yang menyebut bahwa Presiden Jokowi berjuang demi kepentingan rakyat.

Arief Poyuono, sambungnya, langsung bergerak untuk mengejawantahkan maksud dari apa yang dimaui Prabowo, di mana kader yang lain masih kesulitan menangkap pesan itu.

"AP tahu betul apa yang harus dilakukannya. Menjaga nama baik PS adalah hal yang rasional. Mengkhianati PS bukanlah hal yang bijak. Menjaga dan menyelamatkan muka PS adalah kewajiban bagi AP," jelas Ujang.

Kolom Komentar


Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020
Video

Agak Sulit ya Ternyata Bekerja Dengan Baik dan Benar

Minggu, 05 Juli 2020
Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020

Artikel Lainnya

Kembali Kumpulkan Menteri, Jokowi: Work From Home Kok Kayak Cuti
Politik

Kembali Kumpulkan Menteri, J..

10 Juli 2020 00:19
Meski Sudah Dibenarkan DPP, DPC PDIP Tangerang Selatan Masih Bungkam Soal Koalisi Bersama Partai Gerindra
Politik

Meski Sudah Dibenarkan DPP, ..

09 Juli 2020 23:38
IMRI Gelar Aksi Di Depan Istana Negara, Tuntut Kasus Sarang Burung Walet Dilanjutkan
Politik

IMRI Gelar Aksi Di Depan Ist..

09 Juli 2020 23:05
Wakorbid Golkar Sumut: Tidak Memilih Ijeck Berarti Mengingkari Instruksi Airlangga Hartarto
Politik

Wakorbid Golkar Sumut: Tidak..

09 Juli 2020 22:50
Didampingi Prabowo, Presiden Jokowi Tinjau Reklamasi Pulau Pisau
Politik

Didampingi Prabowo, Presiden..

09 Juli 2020 22:37
Kemarahan Jokowi, Dramaturgi Politik Tutupi Kegagalannya Memimpin
Politik

Kemarahan Jokowi, Dramaturgi..

09 Juli 2020 22:25
Jokowi Kembali Keluhkan Kinerja Anak Buahnya, Pengamat: Artinya, Menterinya Enggak Ngapa-ngapain
Politik

Jokowi Kembali Keluhkan Kine..

09 Juli 2020 22:06
Menteri Edhy Ajak Masyarakat Budidaya Udang Dengan Konsep Tambak Milenial
Politik

Menteri Edhy Ajak Masyarakat..

09 Juli 2020 21:57