Iwan Sumule: Jangan Kendor, UU Corona Sama Bahayanya Dengan Upaya Ubah Pancasila!

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule saat sidang gugatan UU Corona di Mahkamah Konstitusi (MK)/Ist

Masyarakat Indonesia harus segera sadar bahwa bahaya yang saat ini mengancam negara bukan hanya RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Di mana di dalam RUU yang telah ditunda pembahasannya oleh pemerintah itu dikhawatirkan akan mengubah dasar negara Pancasila.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule mengingatkan bahwa Perppu 1/2020 yang kini berubah menjadi UU 2/2020, atau yang sering disebut UU Corona sama berbahayanya bagi negeri ini.

Iwan Sumule mengurai, UU ini mengandung sejumlah aturan yang memberi keleluasaan dan kekebalan bagi pejabat yang mengatur dana penanganan wabah virus corona. Potensi penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi atas dana ratusan triliun dengan bertameng pada UU ini sangat terbuka lebar.

“Korupsi yang bangkrutkan negara dan pemerintah yang sewenang-wenang melanggar konstitusi, sama bahayanya dengan mengubah Pancasila,” tegasnya kepada redaksi sesaat lalu, Minggu (28/6).

Tidak hanya melanggar konstitusi, bahaya kehadiran UU Corona juga bisa menyebabkan negara merugi. Buntutnya, kehidupan rakyat yang tengah tercekik akibat dampak virus corona semakin sengsara.

“UU 2/2020 Corona berpotensi korupsi yang bangkrutkan negara dan melanggar konstitusi. Bentur ke atas, bukan ke samping,” tegasnya.

Untuk itu, Iwan Sumule mengajak masyarakat mendukung upaya aktivis ProDEM yang tengah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dia meminta agar fokus publik dalam upaya menganulir UU ini tidak kendor dan teralihkan ke isu lain.

“Jangan kendor! Ingat UU Corona sama bahayanya dengan upaya ubah Pancasila,” tekannya.

Kolom Komentar


Video

Gempa Mamuju, Ustad Das\'ad Latif Nyaris Jadi Korban

Jumat, 15 Januari 2021
Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021

Artikel Lainnya

Presiden Joko Widodo Berkunjung Ke Kalimantan Selatan Hari Ini
Politik

Presiden Joko Widodo Berkunj..

18 Januari 2021 07:53
Dukung Partai Lokal Aceh, Demokrat Bakal Berjuang Hapus Ambang Batas Parlemen
Politik

Dukung Partai Lokal Aceh, De..

18 Januari 2021 07:53
Nuning Kertopati:  DPR Perlu Uji Keluasan Jaringan Listyo Sigit Untuk Tuntaskan Masalah Hukum
Politik

Nuning Kertopati: DPR Perlu..

18 Januari 2021 05:23
RSRC: Bersatunya Golkar-Demokrat Bisa Jadi Kekuatan Patron Politik Baru
Politik

RSRC: Bersatunya Golkar-Demo..

18 Januari 2021 05:00
DPR Diminta Gali Cara Kapolri Baru Tindaklanjuti Temuan Komnas HAM Soal Kematian Laskar FPI
Politik

DPR Diminta Gali Cara Kapolr..

18 Januari 2021 03:55
Representasi Politik Moderat, Airlangga-AHY Diprediksi Pemimpin Alternatif Pilpres 2024
Politik

Representasi Politik Moderat..

18 Januari 2021 03:51
Tak Hanya PKB, Keinginan Nadiem Dicopot Sudah Muncul Sejak Awal Menjabat Mendikbud
Politik

Tak Hanya PKB, Keinginan Nad..

18 Januari 2021 03:27
Ingatkan Crazy Rich Indra Kesuma, Eddy Soeparno: Banyak Warga Kesulitan Ekonomi Dan Bingung Besok Makan Apa
Politik

Ingatkan Crazy Rich Indra Ke..

18 Januari 2021 02:45