Ribut Soal Ketuhanan Yang Berkebudayaan, Jansen Sitindaon: Lama-lama Bisa Bubar Kita!

Wasekjen DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon/Net

RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) terus mendapat penolakan dari banyak pihak. Pasalnya, RUU tersebut dianggap mendegradasi harkat dan martabat Pancasila, serta dianggap sebagai alat untuk mengembalikan paham komunisme di Indonesia.

Selain itu, isu kontroversial lain dalam RUU HIP adalah mengenai tafsir terhadap frasa “Ketuhanan Yang Berkebudayaan”.

Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon mengatakan saat ini Indonesia berada di masa kecemasan psikologis sebagai bangsa.

"Obsesi lama Piagam Jakarta masih hidup bahkan mungkin makin mengeras. Sekarang ditambah lagi obsesi Ketuhanan Berkebudayaan," ujar Jansen melalui akun twitter pribadinya, Minggu (28/6).

Menurut anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu, kedua hal tersebut sama-sama berbahaya.

Jansen pun meminta kepada semua pihak untuk tidak lagi meributkan sesuatu yang telah disepakati dan final untuk bangsa Indonesia.

"Jangan lagi yang sudah final ditandingkan ulang! Lama-lama bisa bubar kita ini," tegasnya. 

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34