Yap Hong Gie: Unggahan Foto Tommy Dan Lieus Usai Demo RUU HIP Bukan Cuma Hoax, Tapi Fitnah Kejam

Putra advokat Yap Thiam Hiem, Yap Hong Gie/Net

Ada pihak-pihak yang mencoba memfitnah putra Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau yang akrab disapa Tommy Soeharto sebagai dalang di balik aksi penolakan RUU HIP di depan gedung DPR beberapa waktu lalu.

Indikasi itu muncul setelah sejumlah foto yang memperlihatkan Tommy Soeharto sedang bercengkerama bersama sejumlah orang, di antaranya aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma viral di media sosial.

Foto-foto itu memperlihatkan Tommy sedang berada di sebuah tempat makan di emperan toko. Tepat di depan Tommy bersila ada Lieus Sungkharisma dan sejumlah orang lainnya.

Foto tersebut diposting oleh akun Facebook bernama Frengky R dengan menambahkan sebuah tulisan yang dinilai berisi fitnah.

"Habis demo kumpul yuu, ini ada biang kerok demo "kadrun" 212. Anda kenal yang pake kemeja kotak-kotak?" tulis akun Facebook Frengky R.

Namun demikian, informasi itu telah dibantah oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang mengkategorikan informasi tersebut adalah hoax.

"Faktanya, klaim bahwa foto itu memperlihatkan pertemuan Tommy Soeharto dengan sejumlah orang usai demonstrasi kelompok 212 adalah tidak benar. Dilansir dari laman situs Jakartasatu.com, pertemuan itu diabadikan dalam sejumlah foto pada Sabtu, 2 September 2017. Pada saat itu, Tommy sedang mampir di warung nasi gudeg di kawasan Jalan Gajah Mada, Jakarta," tulisan laman Kominfo yang menyatakan sebagai disinformasi.

Putra advokat Yap Thiam Hiem, Yap Hong Gie kesal dengan unggahan fitnah tersebut. Apalagi unggahan itu dibuat tepat setelah demo RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang berujung adanya insiden pembakaran bendera PKI dan bendera PDIP oleh oknum berlangsung.

Dia menduga gambar itu memang sengaja dimunculkan untuk menyudutkan kredibilitas Tommy Soeharto.

"Gambar Tommy Soeharto, Lieus Sungkharisma dan kawan-kawan ketika sedang lesehan makan Gudeg di Jalan Gajah Mada pada Sabtu 2 September 2017 dipakai untuk menuduh Tommy Soeharto sebagai "biang kerok" demo RUU HIP," jelas Yap Hong Gie melalui keterangan tertulisnya, Senin (29/6).

Yap Hong Gie pun menyebut bahwa penyebaran informasi tersebut bukan hanya hoax, melainkan berisi fitnah.
"Penyebaran berita seperti ini bukan sekadar hoax atau salah konteks (false context), ataupun sekadar disinformasi, tetapi jelas-jelas adalah fitnah yang kejam," tegasnya.

Bahkan, sambung Yap Hong Gie, tuduhan seperti itu juga pernah dipakai oleh kelompok komunisme, yakni PKI untuk menyingkirkan orang-orang yang kontra.

"Pada zamannya, modus operandi yang sama dipakai oleh PKI untuk menggeliminir/menyingkirkan orang-orang yang dianggap sebagai "kontra revolusioner"," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020
Video

Agak Sulit ya Ternyata Bekerja Dengan Baik dan Benar

Minggu, 05 Juli 2020
Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020

Artikel Lainnya

Kembali Kumpulkan Menteri, Jokowi: Work From Home Kok Kayak Cuti
Politik

Kembali Kumpulkan Menteri, J..

10 Juli 2020 00:19
Meski Sudah Dibenarkan DPP, DPC PDIP Tangerang Selatan Masih Bungkam Soal Koalisi Bersama Partai Gerindra
Politik

Meski Sudah Dibenarkan DPP, ..

09 Juli 2020 23:38
IMRI Gelar Aksi Di Depan Istana Negara, Tuntut Kasus Sarang Burung Walet Dilanjutkan
Politik

IMRI Gelar Aksi Di Depan Ist..

09 Juli 2020 23:05
Wakorbid Golkar Sumut: Tidak Memilih Ijeck Berarti Mengingkari Instruksi Airlangga Hartarto
Politik

Wakorbid Golkar Sumut: Tidak..

09 Juli 2020 22:50
Didampingi Prabowo, Presiden Jokowi Tinjau Reklamasi Pulau Pisau
Politik

Didampingi Prabowo, Presiden..

09 Juli 2020 22:37
Kemarahan Jokowi, Dramaturgi Politik Tutupi Kegagalannya Memimpin
Politik

Kemarahan Jokowi, Dramaturgi..

09 Juli 2020 22:25
Jokowi Kembali Keluhkan Kinerja Anak Buahnya, Pengamat: Artinya, Menterinya Enggak Ngapa-ngapain
Politik

Jokowi Kembali Keluhkan Kine..

09 Juli 2020 22:06
Menteri Edhy Ajak Masyarakat Budidaya Udang Dengan Konsep Tambak Milenial
Politik

Menteri Edhy Ajak Masyarakat..

09 Juli 2020 21:57