Sekjen MUI: Wajar Presiden Marah, Kerena Ulah Menteri Tak Punya Sense Of Crisis

Presiden Joko Widodo/Net

Pernyataan keras Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada rapat kabinet di Istana Negara, Kamis (18/6) yang lalu merupakan sentilan yang sangat menyejukan hati rakyat.

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas menyebutkan, wajar presiden marah. Kata dia, kabinet yang harusnya membantunya kehilangan sense of crisis.

“Pidato singkat presiden jokowi seperti yang tersebar di youtube benar-benar menunjukkan kekecewaannya terhadap kinerja para pembantunya yang terlihat seperti tidak punya sense of crisis,” kata Anwar dalam keteranganya, Senin (29/6).

Sehingga, sambung Anwar, tindakan dan sikap para pembantu Presiden selama ini khususnya dalam tiga bulan terakhir sama sekali tidak berdampak kepada masyarakat luas.

Wajar, kata Anwar, presiden “geram” karena seharusnya para menteri sudah tahu apa yang akan dilakukan tetapi ternyata tidak demikian.

“Hal ini tentu saja telah membuat sang Presiden benar-benar menjadi jengkel,” imbuhnya.

Bayangkan, kata Anwar, bahwa pemerintah telah menggelontorkan dana yang cukup besar. Namun, baru terserap sedikit.

Sambungnya, jumlah uang yang beredar di tengah-tengah masyarakat tentu masih sangat kecil, yang berdampak terhadap daya beli masyarakat hingga nilih bisa bicara menggeliatkan perekonomian.

“Hal ini tentu saja sangat kita sesalkan karena akibat dari tindakan tersebut telah memperburuk citra dari pemerintah terutama dalam hal ini adalah presiden karena dampak dari tindakan mereka tersebut telah memperburuk keadaan ekonomi rakyat,” pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34