Komentari Kemarahan Jokowi, Amien Rais: Seperti Menepuk Air Di Dulang, Terpercik Muka Sendiri

Mantan Ketua MPR, Amien Rais/Net

Pidato marah-marah Presiden Joko Widodo pada rapat kabinet 18 Juli lalu mendapat komentar dari mantan Ketua MPR, Amien Rais.

Dia angkat bicara mengenai hal tersebut dalam sebuah video yang dipostingnya di akun Instagram @amienraisofficial, Rabu (1/7).

Amien Rais mengawali komentarnya melalui sebuah perumpaan dan peribahasa, dalam menggambarkan perilaku Jokowi di rapat kabinet yang videonya viral di media sosial.

"Saya terbit kasihan, terbit tertawa juga. Kemudian seperti menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri juga," begitulah Amien Rais mengungkapkan.

Lebih jauh lagi, pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai bahwa kabinet yang disusun dan atau dipilih Jokowi untuk periode keduanya sudah salah kaprah. Karena menurutnya, sepertiga menteri yang masuk pemerintahan sekarang ini tidak memiliki sifat kerakyatan.

"Jadi seorang CEO Go Jek tiba-tiba mengurusi sebuah menteri besar, kementerian pendidikan nasional. Kemudian juga seorang yang pemain uang, pikirannya hanya uang. Bagaimana kemudian dia malah memikirkan cara membeli saham Inter Milan di Eropa, klub-klub basket ball dalam dan luar negeri, tiba-tiba mengurusi BUMN kita," ujar Amien Rais.

"Ada lagi superminister yang merasa tahu semuanya, memborong dan lain-lain, ini tidak sehat begitu" sambungnya.

Namun dari pidato Jokowi yang marah-marah, Amien Rais menilai itu semua hanya sebagai sandiwara, meskipun di satu sisi Jokowi mengancam menterinya yang dianggap tidak serius bekerja menangani Covid-19 untuk bersiap kena reshuffle.

"Pak Jokowi sedang bermain sandiwara politik dengan mengaduh-aduh dan merintih biar rakyat kembali mempercayainya, mencintai beliau. Jadi, maaf, yang membuat jengkel Pak Jokowi itu adalah menterinya, (seolah-olah) sementara Pak Jokowi itu bagus sekali," ucapnya.

Dalam video yang berdurasi lebih dari lima menit itu, Amien Rais memandang bahwa upaya memperbaiki struktur pemerintahan sudah terlambat. Karena video kemarahan Jokowi terlanjur tersebar, dan berujung kepada cara pandang banyak orang menilai.

"Kesalahan fatal itu adalah, kemarahan Pak Jokowi ini kan terbatas, dipublikasikan, semua orang kan jadi tahu, dunia ini malah jadi mengetahui. Dan umumnya malah ini blacklash," kata Amien Rais.

"Jadi masih ada sisa (waktu). Kalau mau reshuffle ya silakan reshuffle, tapi ya jangan pilih lagi (menterinya) dan harus cepat. Kalau tidak ya sudah begini apa adanya," u.

Di akhir komentarnya, Amien Rais mengingatkan Jokowi akan nasib Presiden RI Soeharto. Di mana, saat Presiden ke-2 ini ditumbangkan, para menterinya meninggalkan dukungannya terhadap cendana.

"Semuanya putar balik. Sudah tidak ada lagi dipikiran mereka bela Pak Harto, kecuali satu orang Saadillah Mursjid," demikian Amien Rais.

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34