Nadiem Makarim Tepat Diganti, Yang Menarik Muncul Nama AHY Dan Johan Silalahi

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Gertak Presiden Joko Widodo yang akan melakukan perombakan kabinet akibat jengkel terhadap kinerja para menteri terus menjadi perbincangan.

Bahkan, isu ini menggelinding sampai jauh dengan munculnya nama-nama menteri yang akan direshufle serta penggantinya.

Prediksi susunan nama-nama menteri hasil reshufle dengan cepat beredar di berbagai grup percakapan dan media sosial.

Pemerhati politik sekaligus Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra mengatakan, dari sekian banyak nama yang muncul, dia hanya mengamati tiga nama, baik itu nama baru maupun sekadar ganti posisi.

Dalam daftar yang beredar, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Haedar Nasir diprediksi menggantikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.

Menurut Iwel Sastra, kalau dilihat dari latar belakang Haedar, memang lebih pas tokoh Muhamadiyah itu yang menduduki jabatan Mendikbud.

"Dan kalau pun Nadiem masih ingin dipertahankan di kabinet, maka harus dicarikan posisi yang pas dengan latar belakangnya sebagai pengusaha daring," ujar dia kepada Kantor Berita politik RMOL, Jumat (3/7).

Lanjut Iwel Sastra, hal yang menarik sekaligus mengejutkan adalah munculnya nama Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang diprediksi akan menjadi Menteri Koperasi dan UKM.

"Masuknya AHY ini tentu akan mempengaruhi konstelasi politik tanah air. Namun menurut saya, posisi Menteri Koperasi dan UKM ini tidak cocok untuk dia. AHY lebih pas pada posisi Menteri Pemuda dan Olahraga," ucapnya.

Hal menarik lainnya, masih kata Iwel Sastra, adalah munculnya nama Johan Silalahi yang diprediksi sebagai Menteri ESDM. Johan yang selama ini dikenal sebagai pendukung Presiden Jokowi pada prediksi susunan kabinet sebelumnya juga sempat digadang-gadang akan menjadi Menteri ESDM.

"Apakah Johan kembali sekadar masuk bursa atau memang akan duduk di kabinet Jokowi hasil perombakan," tuturnya.

Terakhir, Iwel Sastra mengatakan, namanya prediksi tentu bisa pas bisa juga meleset.

"Tapi yang menjadi pertanyaan penting sekarang adalah apakah betul Presiden Jokowi akan melakukan perombakan kabinet atau hanya sekedar gertak belaka karena sedang jengkel," tutupnya.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Taufiqurrahman: Demokrat Diacak-acak Karena Sering Bertolak Belakang Dengan Kebijakan Pemerintah
Politik

Taufiqurrahman: Demokrat Dia..

07 Maret 2021 17:19
Sekjen Gerindra: Bangsa Indonesia Berhutang Kepada Ulama Dan Kiai NU
Politik

Sekjen Gerindra: Bangsa Indo..

07 Maret 2021 16:41
Partai Demokrat Bentuk Aliansi Rakyat Penyelamat Demokrasi
Politik

Partai Demokrat Bentuk Alian..

07 Maret 2021 16:27
Supaya Tidak Dikenang Restui Sabotase Demokrat, Jokowi Segera Copot Moeldoko
Politik

Supaya Tidak Dikenang Restui..

07 Maret 2021 15:06
Mubes Ika Akuntansi Trisakti, Boy Nasution Terpilih Sebagai Ketua Umum
Politik

Mubes Ika Akuntansi Trisakti..

07 Maret 2021 14:52
Gelar Mubes IV Di Cirebon, Kosgoro 1957 Agendakan Pemilihan Ketua Umum Dan Susun Program Kerja
Politik

Gelar Mubes IV Di Cirebon, K..

07 Maret 2021 14:23
Andi Arief: Jika Tak Ingin Dijerat Pidana, KLB Abal-abal Jangan Libatkan Notaris
Politik

Andi Arief: Jika Tak Ingin D..

07 Maret 2021 14:12
Sandiaga Uno Gandeng Uni Emirat Arab Kembangkan Potensi Ekonomi Kreatif
Politik

Sandiaga Uno Gandeng Uni Emi..

07 Maret 2021 13:56