Strategi Talent Pool Erick Thohir Dapat Tingkatkan Daya Saing Direksi Dan Komisaris BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Langkah Menteri BUMN, Erick Thohir menunjuk jajaran direksi dan komisaris BUMN dengan menggunakan strategi talent pool atau kelompok bertalenta unggul patut didukung.

Pengamat Pusat Studi BUMN dari Universitas Hasanudin Makasar, Mursalim Nohong menyebutkan, strategi yang dikelola oleh Deputi SDM Kementerian BUMN tersebut dipandang sebagai wadah untuk mencari sosok pemimpin BUMN yang handal.

Dikatakan Mursalim, penempatan seseorang di BUMN sudah tepat dilakukan sesuai kapabilitas, profesionalitas, mendukung bisnis di masa depan.

“Saya kira di BUMN sendirikan punya mekanisme dalam penentuan, sebenarnya ada mekanisme di dalam, saya kira apa yang dilakukan (Erick Thohir) itu tidak serta merta karena pasti mereka sudah membuka aturan,” ujar Mursalim dalam keterangannya, Jumat (/7).

Mursalim menambahkan, penunjukan sejumlah komisaris oleh Erick Thohir sebagai konsekuensi keberadaan pemerintah sebagai pemilik pemegang saham perusahaan BUMN.

"Sebagai pemegang saham pemerintah tentu berkepentingan untuk menempatkan orang-orangnya pada posisi komisaris dengan tugas utamanya mengawasi direksi dalam menjalankan roda ekonomi perusahaan," katanya.

Sambungnya, tantangan dari orang-orang yang sudah terpilih menempati jabatan yang diamanahkan adalah membuktikan kinerjanya secara maksimal.

“Tantanganya adalah mereka-mereka yang diangkat ini harus menjaga kehormatanya Pak Menteri, bahwa dia harus membuktikan bahwa mereka bisa bekerja dengan bagus,” ungkapnya.

Dia pun meminta publik tidak terburu-buru memandang miring kebijakan Erick Thohir dalam melakukan restrukturisasi BUMN. Terutama, soal beberapa bidang pekerjaan seperti TNI-Polri yang dijarik menjadi komisaris BUMN.

“Kita harus mendukung langkah Pak Menteri dengan restruktrurisasi yang dilakukan, itu kita harus sama-sama mendukung. Jangan kita punya image lagi seperti dulu-dulu, memangnya kalau TNI dan Polri (jadi komisaris) itu tidak professional? Saya kira jangan dulu (disimpulkan begitu),” pungkasnya.

Diketahui, Kementerian BUMN tengah berupaya melakukan perubahan pada pola penunjukkan pengurus perusahaan pelat merah dengan memperbesar porsi rekrutmen dari luar BUMN dari 10 persen menjadi 30 persen.

Erick Thohir rencananya akan memperbesar cakupan talent pool sumber daya manusia (SDM) di perusahaan BUMN. Diharapkan pengurus BUMN dapat berbenah dan meningkatkan kompetensinya.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Lampiran Perpres Miras Dicabut Jokowi, Aktivis: Pemerintah Harus Tutup Pabrik Miras
Politik

Lampiran Perpres Miras Dicab..

02 Maret 2021 13:55
Muhammadiyah Dukung Usaha Jokowi Bangkitkan Ekonomi Dengan Pancasila Dan UUD 1945, Bukan Lewat Miras
Politik

Muhammadiyah Dukung Usaha Jo..

02 Maret 2021 13:42
Pesan Airlangga Hartarto, Mubes Kosgoro 1957 Harus Guyub Dan Tidak Membuat Perpecahan
Politik

Pesan Airlangga Hartarto, Mu..

02 Maret 2021 13:40
Firli Bahuri Harus Kerja Lebih Keras Lagi...
Politik

Firli Bahuri Harus Kerja Leb..

02 Maret 2021 13:30
PP Muhammadiyah: Miras Adalah Pangkal Dari Berbagai Kejahatan
Politik

PP Muhammadiyah: Miras Adala..

02 Maret 2021 13:26
Tanpa Basa-basi, Jokowi Putuskan Cabut Lampiran Perpres Soal Investasi Minuman Beralkohol
Politik

Tanpa Basa-basi, Jokowi Putu..

02 Maret 2021 13:13
KPK Masih Yakin Harun Masiku Di Tanah Air Dan Sudah Bentuk 2 Satgas
Politik

KPK Masih Yakin Harun Masiku..

02 Maret 2021 13:05
Meski Menjabat Sekitar 3 Tahun, Kepala Daerah Terpilih Di Pilkada 2020 Tetap Dapat Gaji Satu Periode
Politik

Meski Menjabat Sekitar 3 Tah..

02 Maret 2021 13:02