Meski Masih Fokus Tangani Corona, Tapi PAN Tidak Menutup Diri Tawaran Gabung Kabinet

Sekretaris Jenderal DPP PAN, Eddy Soeparno/Net

Partai Amanat Nasional (PAN) hingga saat ini mengaku masih fokus terhadap penanganan Covid-19 di tanah air. Dan belum ada obrolan internal terkait wacana reshuffle Kabinet Indonesia Maju.

Karena itu, terkait dengan kemungkinan tawaran diajak gabung kabinet pimpinan Presiden Joko Wododo sebagaimana prediksi sejumlah pengamat, PAN tetap menyambut baik hal tersebut.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PAN, Eddy Soeparno saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (4/7).

"Belum ada. PAN sampai sekarang masih fokus untuk penanganan Covid-19. Tapi, pada prinsipnya untuk hal-hal yang sifatnya positif, kebaikan, tentu PAN akan mendukung," ujar pimpinan Komisi VII DPR ini.

Eddy Soeparno mengatakan, reshuffle kabinet merupakan sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.

PAN sangat percaya terhadap Presiden Jokowi menggunakan hak prerogatifnya dengan sebaik-baiknya, karena kepala negara lebih mengetahui apa yang dibutuhkannya.

"Kedaulatan untuk mengganti menteri itu ada di tangan presiden. Jadi, Presiden memegang prerogratif penuh untuk mengganti siapapun yang dikehendaki. Kami percaya bahwa Presiden paling tau paling paham tentang kebutuhan yang dibutuhkan," demikian Eddy Soeparno.

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34