PKS: Silakan Reshuffle, Kami Tetap Oposisi!

Bendera PKS/Net

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mempersilakan Presiden Joko Widodo jika ingin melakukan reshuffle kabinet. Pasalnya, itu merupakan hak prerogatif seorang Presiden sebagai kepala negara.

Namun, PKS tetap pada pendirian awal, yaitu mengambil posisi untuk berada di luar pemerintahan alias oposisi.

Demikian ditegaskan Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera saat menjadi pembicara diskusi daring Trijaya FM bertajuk "Menanti Perombakan Kabinet", Jakarta, Sabtu (4/7).

"Pak Jokowi mau reshuffle monggo, kita serahkan kepada Pak Jokowi. PKS oposisi, kita akan awasi biar publik mendapatkan haknya. PKS insyaAllah konsisten oposisi," ujar Mardani Ali Sera.

Menurut anggota Komisi II DPR ini, pihaknya tetap beharap yang terbaik bagi pemerintah dalam menjalankan tugas dan kewajiban. Apalagi di tengah kondisi pandemik Covid-19 saat ini.

Karena itu, PKS menilai wajar jika Presiden Jokowi marah-marah dan geram melihat kinerja para pembantu di kabinet.

Hanya saja, menurut Mardani Ali Sera, kemarahan Jokowi itu sekaligus memarahi dirinya sendiri.

"Wajar juga Pak Jokowi marah. Tapi sebetulnya yang bikin Pak Jokowi marah Pak Jokowi sendiri," tandasnya.

Selain Mardani Ali Sera, turut hadir menjadi narasumber; politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu; politisi Golkar, Ahmad Doli Kurnia; politisi PKB, Maman Imanulhaq; peneliti Indef, Bhima Yudhistira; dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah.

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34