Bela Edhy Prabowo Soal Ekspor Benih Lobster, Nasdem: Nggak Usah Dengerin Bu Susi Yang Nyanyi Di Luar Panggung

Rapat Kerja Menteri KKP Edhy Prabowo bersama Komisi IV DPR RI/Net

  Saat rapat kerja (Raker) bersama Menteri KKP Edhy Prabowo dan jajaran, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI banyak yang memberikan dukungan kepada menteri asal Partai Gerindra itu.

Salah satunya, anggota Komisi IV DPR RI Darori Wonodipuro yang menyebut, polemik ekspor benih lobster yang kini ramai diperbincangkan masyarakat itu tidak lepas dari upaya campur tangan Menteri KKP yang lama, Susi Pudjiastuti.

Menurut Darori Wonodipuro, Menteri KKP lama seolah belum rela melepaskan jabatannya karena tidak lagi menjadi Menteri KKP di periode kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ada mantan menteri belum rela melepaskan jabatannya. Kok yang direcokin lobster?" ujar Darori dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Jakarta, Senin (6/7).

Senada, Pimpinan Komisi IV DPR RI dari fraksi Nasdem Hasan Aminuddin mengatakan, Menteri Edhy Prabowo sebaiknya tetap fokus pada kebijakan yang diambilnya tanpa mendengarkan celotehan pihak luar. Termasuk, dari Menteri KKP yang lama Susi Pudjiastuti.

Sebab, menurut Hasan Aminuddin, celotehan dari Menteri KKP lama itu justru semakin mempublikasikan kinerja baik dari Menteri KKP sekarang.

"Pak Edhy gak usah mendengarkan Bu Susi yang sedang nyanyi di luar panggung. Biarin aja. Semakin dia kenceng, semakin terpublikasi dengan baik kinerja Pak Edhy kan gitulah. Tingkatkan harkat dan martabat rakyat," ujarnya.

Anggota Komisi IV DPR RI yang lain, Ahmad Ali menyatakan dukungan terhadap kebijakan ekspor benih lobster yang diteken Edhy Prabowo. Namun begitu, ia menyarankan agar Kementerian KKP memperbaiki narasi ekspor benih lobster itu agar dipahami masyarakat dan tidak menimbulkan kontroversi.

"Sehingga di luar tidak terkesan kebijakan ekspor lobster hanya untuk kepentingan orang-orang tertentu. Ini yang kemudian narasinya, tolong KKP diperbaiki," kata Ahmad Ali.

Kemudian, Ahmad Ali juga meminta Edhy Prabowo untuk tidak terpengaruh dengan kebijakan menteri KKP yang lama. Ia pun berharap kepada masyarakat untuk memberikan kesempatan Menteri asal Gerindra itu untuk menunjukkan kinerja.

"Jangan menari di atas panggung mantan menteri KKP deh. Pak Edhy yang punya kebijakan ini bahwa ini kepentingan rakyat, kepentingan bangsa, jalan tanpa perlu memperdulikan narasi-narasi yang ada di luar. Hari ini Edhy Prabowo jadi Menteri KKP, izinkan dia untuk melaksanakan program ini sampai selesai," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34