Gerindra Ke Kementan: Anggaran Boleh Ditambah Tapi Jangan Bikin Program Copy Paste!

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, Teuku Abdul Khalid/Net

RMOL. Arahan presiden kepada kabinetnya untuk bekerja extraordinary dalam menangani pandemik Covid-19 kembali disinggung Komisi IV DPR RI dalam rapat bersama Kementerian Pertanian RI (Kementan).

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, Teuku Abdul Khalid menyarankan, Mentan Syahrul Yasin Limpo menghentikan impor dan lebih membangun swasembada pangan nasional lewat anggaran yang telah digelontorkan.

“Semua kita sepakat sebetulnya (tidak impor). Maka saya menyarankan kepada pak menteri, nawaitu yang baik itu harus dilakukan dengan cara yang baik,” ujar Khalid di ruang rapat Komisi IV DPR RI, Komplek Parlemem, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7).

Dalam masa krisis akibat pandemik, Kementan harus mengerjakan hal yang mampu membangkitkan pangan nasional. Politisi asal Aceh ini pun mendukung adanya penambahan anggaran jika Kementan memajukan petani nasional, bukan malah melakukan impor besar-besaran.

“Saya pribadi sangat mendukung penambahan anggaran yang bapak sampaikan. Tapi mari kita berpikir dan kritisnya komisi IV semata untuk menyukseskan pertanian, oleh teman-teman kementerian terutama Dirjen,” ujarnya.

Namun demikian, ia menekankan bahwa dalam penyusunan anggaran harus benar-benar diperuntukkan bagi kebutuhan dan tepat sasaran, bukan sekadar meniru kementerian lain.

“Karena selama ini saya lihat hanya ada program copy paste, bagi-bagi bibit output-nya apa? Makanya dari sekarang kita harus berpikir, setiap satu rupiah yang kita keluarkan uang negara ini output-nya apa?”tegasnya.

“Bukan hanya sekedar bagaimana penambahan anggaran, bagaimana realisasi anggaran. Ujung-ujungnya juga fee, jadi ini coba kita tinggalkan orientasi fee, tapi orientasi pada output,” tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34