Kerja Dewas Hingga Kendala Kasus Jadi Pertanyaan Komisi III Saat RDP Di KPK

Ketua Komisi III DPR RI, Herman Hery didamping Ketua KPK Firli Bahuri dan anggota Komisi III DPR/RMOL

Ada alasan khusus yang melatari rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Dewan Pengawas (Dewas) KPK digelar secara tertutup.

Hal itu dikarenakan ada pembahasan mendalam mengenai kasus-kasus yang menjadi perhatian publik.

Ketua Komisi III DPR RI, Herman Hery lantas mengurai bahwa dalam RDP dengan pimpinan KPK dan Dewas KPK tersebut, pihaknya mempertanyakan cara kerja pengawasan oleh Dewas KPK.

“Bagaimana cara Dewan Pengawas bekerja. Yang kedua, bagaimana Dewan Pengawas bisa membackup kerja-kerja pimpinan KPK," ujarnya kepada wartawan usai melakukan sidak ke Rutan KPK yang berada di belakang Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa sore (7/7).

Dalam pertemuan itu, Komisi III DPR juga menanyakan mengenai perizinan untuk menyadap, menyita, dan menggeledah. Dewan Pengawas, kata Herman Hery, tegas menyebut bahwa semua permintaan izin itu bisa keluar hanya dalam hitungan 1x24 jam.

“Dewan Pengawas tadi mengatakan clear, 1x24 jam permintaan izin bahkan sampai ratusan izin penyadapan, 264 izin yang dimintakan segera keluar dalam hitungan hari, kurang dari 1x24 jam. Sehingga hubungan antara Dewas dan pimpinan KPK clear and clear profesional tidak ada masalah," sambung Herman.

Selain itu, Komisi III  juga menyoroti kasus-kasus yang menjadi perhatian publik. Pernyataan terkait dengan kasus yang masih mangkrak atau jalan di tempat. Namun demikian, Herman enggan menyebutkan kasus apa saja yang ditanyakan kepada KPK.

“Ada banyak kendala yang dijelaskan oleh pimpinan KPK tadi. Antara lain untuk penghitungan kerugian negara dan lain-lain," terang Herman.

"Hal-hal itu, hal-hal teknis penyidikan, tidak bisa saya buka disini karena itu ada kode etik penyidikan tersendiri. Itu lah sebabnya rapat kali ini kita buat rapat tertutup,” tegasnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Akankah Sejarah Terulang Untuk Keempat Kalinya, Kabareskrim Yang Jadi Kapolri?
Politik

Akankah Sejarah Terulang Unt..

25 Oktober 2020 18:31
Alvin Lie: Petugas Bandara Ternyata Hanya Dilengkapi APD Sederhana Tanpa Wajib Swab Test, Mengejutkan!
Politik

Alvin Lie: Petugas Bandara T..

25 Oktober 2020 18:02
Suharso Deklarasi Caketum PPP, Achmad Baidowi: Khofifah, Gus Ipul Dan Sandiaga Juga Didorong Maju
Politik

Suharso Deklarasi Caketum PP..

25 Oktober 2020 17:18
Survei: Mayoritas Masyarakat Puas Penanganan Pandemi Oleh Pemerintah Pusat
Politik

Survei: Mayoritas Masyarakat..

25 Oktober 2020 16:21
Viral, Video Seorang Perempuan Mengaku Guru Diarahkan Pilih Petahana
Politik

Viral, Video Seorang Perempu..

25 Oktober 2020 15:53
LaNyalla: Saya Lihat Langsung, UMKM Sudah Teruji Di Massa Krisis
Politik

LaNyalla: Saya Lihat Langsun..

25 Oktober 2020 15:31
Gus Nur Ditangkap, Novel: Saya Sudah Tidak Kaget Lagi Dengan Rezim Ini
Politik

Gus Nur Ditangkap, Novel: Sa..

25 Oktober 2020 14:36
Survei Membuktikan Demonstrasi Di Era Jokowi Dirasa Semakin Sulit
Politik

Survei Membuktikan Demonstra..

25 Oktober 2020 14:35