Proses Rekrutmen Komisioner KIA Dipantau Koalisi Masyarakat Sipil Aceh

Koordinator Badan Pekerja Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian/Net

Pemerintah Aceh tengah melakukan proses rekrutmen calon Komisioner Komisi Informasi Aceh (KIA) periode 2020-2024. Hal ini dilakukan menjelang akhir masa bakti komisioner KIA periode 2016-2020.

“InsyaAllah kami akan berkerja terus. Setiap harinya kami memantau pendaftar yang mengirimkan berkas. Hari ini, sampai dengan pukul 10.00 WIB, sudah 34 orang yang mendaftar,” kata Ketua Tim Seleksi Calon Anggota KIA periode 2020-2024, Marwan Nusuf, Selasa (7/7).

Marwan mengatakan, tim bekerja menerima berkas calon peserta seleksi sampai penutupan pendaftaran 10 Juli 2020 mendatang. Dalam rekrutmen ini, pihaknya akan melaksanakan seleksi secara terbuka dan transparan.

Terkait beberapa LSM di Aceh yang tergabung dalam kelompok kerja untuk integritas ikut mengawasi rekrutmen anggota KIA, Marwan mengaku tak bermasalah.

“Ya, tentu kami persilakan,” imbuh Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Aceh ini.

Sementara itu, Pokja yang berasal dari Koalisi Masyarakat Sipil Aceh, pada hari yang sama, melakukan pertemuan dengan Timsel Anggota KIA. Perwakilan Pokja dari Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian mengatakan, pertemuan itu merupakan koordinasi awal.

“Kami dari Koalisi Masyarakat Sipil akan melakukan proses pengawasan terhadap seleksi ini, termasuk akan melakukan tahapan tracking terhadap para kandidat,” kata Alfian, dilansir Kantor Berita RMOLAceh.

Kandidat yang akan ditelusuri rekan jejaknya adalah nama-nama yang lolos tahapan seleksi. Sebelum nama-nama tersebut dikirimkan ke Komisi I DPRA, maka pihaknya akan memberikan masukan terkait rekam jejak kandidat.

Masukan yang akan diberikan pihaknya, baik berupa masukan resmi maupun masukan yang dilakukan sambil berjalannya proses seleksi (on going), terkait dengan hal-hal yang berkaitan dengan integritas calon komisioner KIA.

“Kami juga membangun komitmen dan pansel juga sudah sepakat bahwa kandidat yang lolos memiliki mentalitas dan integritas yang kuat. Dan ini juga dalam rangka memperkuat keterbukaan informasi publik di level Pemerintah Aceh ke depan,” kata Alfian.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | AHY Semakin Aduhai

Kamis, 13 Agustus 2020
Video

TANYA JAWAB CAK ULUNG | Seputar Aksi Menyelamatkan Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Jokowi Ingin Bajak Momentum Krisis Untuk Lompatan Besar, Syarief Hasan: Semua Bisa Terjadi, Tergantung Kabinet
Politik

Jokowi Ingin Bajak Momentum ..

15 Agustus 2020 04:26
Pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta Temui Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Usai Tegur Mumtaz Rais
Politik

Pihak Polres Bandara Soekarn..

15 Agustus 2020 03:50
Maman Imanulhaq: HUT Ke 75 Indonesia, Momentum Tunjukkan Jatidiri Bangsa Disiplin
Politik

Maman Imanulhaq: HUT Ke 75 I..

15 Agustus 2020 03:23
Berperan Raih Kemerdekaan Indonesia, Muhammadiyah Minta Tokohnya Digelari Pahlawan Nasional
Politik

Berperan Raih Kemerdekaan In..

15 Agustus 2020 02:51
Sekjen JMSI Bertemu Ketua Forum Kadis Kominfo Bahas Regulasi Perusahaan Pers
Politik

Sekjen JMSI Bertemu Ketua Fo..

15 Agustus 2020 02:24
Jokowi Memastikan Omnibus Law Jadi Instrumen Percepatan Pemulihan Ekonomi
Politik

Jokowi Memastikan Omnibus La..

15 Agustus 2020 01:51
Mumtaz Rais Marah Akibat Ditegur Pimpinan KPK, Garuda Indonesia Ucapkan Terimakasih
Politik

Mumtaz Rais Marah Akibat Dit..

15 Agustus 2020 01:21
Perbandingan Gusdur Dengan Jokowi, Adhie Massardi: Gus Dur Tidak Berhitung 100 Hari Kerja, Tapi Langsung Bertindak
Politik

Perbandingan Gusdur Dengan J..

15 Agustus 2020 00:27