Kantongi Dukungan 27 DPD II, Yasir Ridho Bakal Jadi Lawan Berat Ijeck Menuju Musda X Golkar Sumut

Wakil Ketua DPRD Sumut, Yasir Ridho Lubis, disebut telah mengantongi 27 dukungan DPD II Golkar Sumut/RMOLSumut

Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Sumatera Utara tampaknya bakal memunculkan persaingan ketat. Ada dua sosok yang dinilai punya peluang sama besar untuk untuk terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Sumut.

Mereka adalah Wakil Ketua DPRD Sumut, Yasir Ridho Lubis, dan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah (Ijeck).

Ijeck sejauh ini baru mengantongi 6 dukungan dari DPD II Partai Golkar kabupaten/kota. Namun, dia sudah mendapat restu langsung dari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Nah, peluang Yasir Ridho Lubis pun tak kalah besar. Sebab, dirinya sudah mengantongi dukungan dari 27 DPD II Partai Golkar kabupaten/kota.

Semua ini diungkapkan Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut, Amas Musa Siregar, kepada wartawan, Kamis (9/7).

Selain dukungan DPD II Partai Golkar kabupaten/kota, Amas juga menjelaskan bahwa Yasir Ridho didukung mayoritas organisasi sayap yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar.

“Hanya ada enam kabupaten/kota yang mendukung dia (Ijeck) yakni DPD II Langkat, Labuhanbatu, Tanjung Balai, Sergai, Padang Lawas, dan Sibolga. Sementara ada 27 yang dukung Ridho. Dukungan itu ditandai dengan surat pernyataan bermaterai Rp 6.000 yang ditandatangani ketua dan sekretaris,” beber Amas, dilansir Kantor Berita RMOLSumut.

Sedangkan dari 3 sayap partai yang melahirkan Partai Golkar seperti Kosgoro, MKGR, dan Soksi, hanya Kosgoro yang mendukung Ijeck.

Kemudian, dari 5 organisasi sayap partai yang didirikan Partai Golkar seperti MDI (Majelis Dakwah Islamiah), Sakar Ulama, Himpunan Karya Wanita, AMPI, dan Al Hidayah, hanya MDI yang mendukung Ijeck.

“Jadi di Musda itu ada pleno yang bahas mengenai syarat minimal dukungan untuk bisa maju. Minimal itu 30 persen, sejauh ini Ijeck hanya dapat dukungan 6 DPD, suara sayap partai itu juga tidak bulat, jadi syarat ketika pencalonan belum terpenuhi,” demikian Amas.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34