Relawan Jokowi Minta Ombudsman Gerak Cepat Garap Erick Thohir Dan Sri Mulyani

Sri Mulyani dan Erick Thohir/Net

Kelompok relawan Jokowi-Maruf yang tergabung dalam Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) mendesak Ombudsman RI untuk menindaklanjuti laporan mereka atas dugaan maladministrasi dan dugaan KKN yang dilakukan dua menteri di kabinet Presiden Joko Widodo.

Dua menteri yang dilaporkan itu adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, dan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati.

"Kami menunggu Ombudsman bagaimana tindaklanjutnya, yang jelas kami mendesak Ombudsman agar segera ditindaklanjuti, bila perlu libatkan kelompok-kelompok masyarakat agar dukungannya lebih kuat, karena Ombudsman sendiri tanpa ada dukungan masyarakat tidak akan kuat," kata Ketua Baranusa, Adi Kurniawan kepada wartawan, di Gedung Ombudsman, Jakarta, Jumat (10/7).

Relawan Jokowi-Maruf melihat adanya tata kelola di BUMN yang berpotensi korupsi karena adanya bagi-bagi jabatan.

"BUMN ini kan kita anggap benteng pertahanan ekonomi negara. Jadi sangat bahaya sekali jika tidak dikelola dengan baik, apalagi seolah-olah ini kok malah terjadi seperti bagi-bagi kue, bagi-bagi jabatan gitu yang berpotensi korupsilah menurut kami. Karena rangkap jabatan ini kan berpotensi berpenghasilan ganda," tutur Adi.

Dia menambahkan, laporannya tersebut dilakukan karena kelompok relawan menolak adanya rangkap jabatan, dan dimasukkannya TNI-Polri aktif di jajaran komisaris BUMN.

"Itu salah satunya. Ada Pak Fadjroel Rachman, jurubicara Presiden yang juga merangkap sebagai Komisaris PT Waskita Karya. Yang kedua adalah adik ipar dari Menteri Keuangan dan juga kakak kandung dari Menteri Keuangan, dan ada sejumlah nama juga yang kami laporkan. Tapi tidak seperti apa yang dirilis oleh Ombudsman yang 300-an lebih," demikian Adi Kurniawan.

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34