GNPF-Ulama: Putusan MA Soal Pilpres 2019 Pengalihan Isu Penolakan RUU HIP

Sekretaris Jenderal GNPF-Ulama, Edy Mulyadi/Rep

Keputusan Mahkamah Agung (MA) terkait uji materil Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 5/2019 tentang Penetapan Paslon Presiden dan Wakil Presiden Pemilu 2019 menuai polemik.

Salah satu pihak yang menilai aneh keputusan MA ini, karena dokumen salinannya baru diupload 3 Juli lalu dan dibuat heboh, adalah Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Sekretaris Jenderal GNPF-Ulama, Edy Mulyadi mengatakan, kesimpulan singkat orang awam terhadap putusan MA tersebut adalah, menilai pengangkatan Jokowi-Maruf sebagai presiden-wakil presiden hasil pemilu kemarin tidak sah.

"Karena dalam butir lainnya (putusan MA) disebutkan tidak mengikat pada hukum (PKPU 5/2019)," ujar Edy Mulyadi dalam sebuah video yang diposting akun 'Mysharing TV-Ekonomi Politik Islam, Jumat (10/7).

Meski beberapa pakar hukum tata negara telah menyatakan bahwa keputusan MA ini tidak bisa membatalkan hasil Pemilu 2019, namun Edy Mulyadi masih melihat keanehan dari proses diumumkannya hasil gugatan uji materil tersebut.

"Gerangan apa yang terjadi sebetulnya?" tanyanya.

Berdasarkan informasi yang dia himpun, Edy Mulyadi menganggap putusan MA sebagai pengalihan isu yang dimainkan pemerintah, untuk menutupi isu penolakkan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

"Soal keputusan MA ini adalah pengalihan isu dari fokus kita menolak RUU HIP, dari fokus kita untuk mendesak pemerintah, mengusut secara hukum inisiator dan konseptor dari RU HIP ini," ucapnya.

Meski begitu, Edy Mulyadi menyatakan tidak gentar untuk tetap bersikap menolak RUU HIP tersebut, yang belakangan sudah mau diganti namanya menjadi RUU PIP (Pembinaan Ideologi Pancasila).

"Karena betapapun juga TAP MPRS nomor 25 tahun 66 tentang larangan Komunisme, PKI, dan sebagainya itu sampai hari ini belum dicabut," demikian Edy Mulyadi.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Edhy Prabowo Dikonfrontasi Soal Barang Bukti Yang Dibeli Di AS
Politik

Edhy Prabowo Dikonfrontasi S..

03 Desember 2020 18:48
Taiwan Tutup Akses Masuk PMI, Komisi IX DPR: Pekerja Migran Harusnya Swab PCR, Bukan Rapid Test
Politik

Taiwan Tutup Akses Masuk PMI..

03 Desember 2020 18:13
iPol Indonesia Luncurkan Aplikasi Kawal Suara Pilkada
Politik

iPol Indonesia Luncurkan Apl..

03 Desember 2020 17:57
Ketum YRKI Pastikan Memilih Kotak Kosong Adalah Hak Konstitusional, Bukan Golput
Politik

Ketum YRKI Pastikan Memilih ..

03 Desember 2020 17:55
BK DPRD DKI Didesak Panggil Fraksi PSI Yang Dianggap Bikin Gaduh
Politik

BK DPRD DKI Didesak Panggil ..

03 Desember 2020 17:31
Rapat Konsultasi Dengan Wapres, Ketua DPD Laporkan 4 Wilayah Yang Layak Jadi Provinsi Baru
Politik

Rapat Konsultasi Dengan Wapr..

03 Desember 2020 17:31
Berperan Dalam Pertemukan Jokowi-Prabowo, Dasco Berpotensi Dipilih Gerindra Duduki Kursi Menteri KKP
Politik

Berperan Dalam Pertemukan Jo..

03 Desember 2020 17:20
Demo, Kampanye, Kerumunan HRS Dianggap Jadi Sebab Kenaikan Kasus Covid-19, Gde Siriana: Liburannya Kok Tidak Disebut?
Politik

Demo, Kampanye, Kerumunan HR..

03 Desember 2020 17:05