Secapa TNI AD Jadi Klaster Penularan Corona, Cak Nanto Minta Jenderal Andika Perkasa Pikirkan Sistem Pendidikan Daring

Ketum Pemuda Muhammadiyah, Sunanto/RMOL

Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa TNI AD) di Bandung, Jawa Barat menjadi klaster penularan virus corona baru (Covid-19).

Setelah dilakukan upaya penyelidikan epidemiologi sejak (29/6), Jubir penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, pada Kamis (9/7) lalu menginformasikan bahwa ada 1.262 orang calon perwira TNI AD terjangkit Covid-19.

Merespons klaster sebaran baru itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto meminta Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad TNI) Jenderal Andika Perkasa segera mengambil kebijakan cepat memutus mata rantai virus asal kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu, dengan cara mencari model baru pendidikan Secapa TNI AD.

Cak Nanto -sapaan akrabnya- mendapatkan informasi bahwa hanya 17 orang yang menjalani perawatan medis di rumah sakit, sedangkan 1.245 orang lainnya menjalani karantina mandiri di komplek Secapa TNI AD.

Ia mengaku khawatir, jika ribuan orang menjalani karantina di barak Secapa TNI AD, upaya memutus mata rantai penularan akan gagal. Sebabnya, tempat tinggal para anggota Secapa tidak layak sebagai tempat karantina mandiri.

"Secepatnya harus cari model baru, kalau perlu sekolahnya daring dulu. Untuk fisik dan kesamptaaan setiap calon perwira bisa dilakukan kalau situasi sudah kondusif. Kalau seperti sekarang (karantina di barak) terlalu berisiko. Bahkan kalau perlu di rumah sakitkan semua, jadi bisa terpisah secara khusus," demikian kata Cak Nanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/7).

Pria yang juga Eks Koordinator Nasional JPPR itu, menjelaskan bahwa saat ini TNI/Polri adalah garda terdepan dalam memutus mata rantai Corona, sehingga ia meminta pihak-pihak yang memiliki kewenangan di TNI AD memberi teladan dengan mengambil keputusan cepat.

"Kita tahu yang menjadi garda terdepan selain tenaga medis kan TNI/Polri, menurut saya perlu memberi teladan bagaimana upaya memutus penularan Covid-19," kata Cak Nanto.

Cak Nanto menaruh perhatian serius terkait potensi penyebaran Corona di Secapa TNI AD.

Ia menyontohkan, sekolah yang berada di bawah naungan TNI/Polri, seperti Sekolah staf dan Komando (Sesko) TNI, dan sekolah staf pimpinan (Sespimen) Polri, calon perwira senior yang usianya di atas 45 tahun, sehingga dalam kajian medis orang pada usia tersebut sangat rentan tertulas Covid-19.

"Perguruan Tinggi juga masih daring, jadi sebenarnya Lemdik untuk Perwira Senior lebih baik daring untuk mengurangi potensi munculnya klaster baru. Apalagi ada pendidikan perwira senior yang usianya di atas 45 dan termasuk kategori rentan tertular," demikian analisa Pria asal Sumenep, Madura ini.

Selain itu, Cak Nanto mengimbau lembaga pendidikan yang serupa dengan milik TNI/Polri agar mengambil langkah cepat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus yang  telah menghilangkan nyawa 3.535 orang Indonesia ini.

"Mengimbau Lemdik (lembaga pendidikan) lainnya yang sejenis milik TNI atau Polri supaya mulai memikirkan pembelajaran daring. Ini perlu langkah cepat dan berani untuk menekan angka persebaran Corona," pungkas Cak Nanto.

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020
Video

RMOL World View | Di Balik Ledakan Lebanon Bersama Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Direktur KPN: Poster Anies-AHY Hanya Pansos, Karena Popularitas Itu Penting
Politik

Direktur KPN: Poster Anies-A..

11 Agustus 2020 12:50
Istana Larang Pajang Foto Jokowi, Iwan Sumule: Ini Klenik Atau 17 Agustus Terakhir Jadi Presiden?
Politik

Istana Larang Pajang Foto Jo..

11 Agustus 2020 12:47
Prabowo Disebut Bakal Gantikan Maruf Amin, PPP: Isu Murahan!
Politik

Prabowo Disebut Bakal Gantik..

11 Agustus 2020 12:27
Prabowo Diisukan Bakal Geser KH Ma’ruf Amin, Gerindra: Isu Mau Pecah NU Dan Jokowi
Politik

Prabowo Diisukan Bakal Geser..

11 Agustus 2020 12:25
Pernah Ditolak Jokowi, Natalius Pigai Ragu Fadli Zon Mau Menerima Penghargaan Bintang Jasa
Politik

Pernah Ditolak Jokowi, Natal..

11 Agustus 2020 11:59
Menggeser Maruf Amin Tidak Semudah Mencopot Menteri
Politik

Menggeser Maruf Amin Tidak S..

11 Agustus 2020 11:56
Bakal Deklarasikan Dukungan Kepada Akhyar Nasution, Forum Eksponen 98 PDIP Ajak Kader Tetap Gembira
Politik

Bakal Deklarasikan Dukungan ..

11 Agustus 2020 11:45
Jubir Jokowi: Pegawai KPK Jadi ASN Bukan Melemahkan, Tapi Memperkuat Institusi
Politik

Jubir Jokowi: Pegawai KPK Ja..

11 Agustus 2020 11:22