Humphrey Djemat: Krisis Kesadaran Dan Hakikat Diri Dalam Berpolitik Masih Terjadi

Humphrey Djemat/Net

Praktik kotor dalam proses politik diyakini akan terus terjadi jika tidak ada kesadaran atau hakikat diri untuk mereformasi partai politik sesuai cita-cita mulianya, yakni untuk melakukan kebajikan dan menegakkan keadilan.

Demikian disampaikan tokoh politik senior, Humphrey Djemat, saat memberikan sharing session terkait "Reformasi Partai Politik" dalam acara yang diinisiasi Vox Point Indonesia pada Sabtu malam (11/7).

"Jadi bukan utopia yang saya katakan ini. Cuma memang walaupun kelihatannya ini sederhana ya 'kesadaran', tapi apakah kesadaran itu memang kesadaran yang benar atau yang palsu? Tapi kita bisa melihat nanti yang palsu dari sikap mentalnya saja sudah kelihatan semuanya," kata Humphrey Djemat.

Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muktamar Jakarta tersebut mengaku, akhir-akhir ini terutama di masa pandemik Covid-19 dirinya sering berkontemplasi memperhatikan proses politik dan tabiat aktor politik di tanah air.

Hasil perenungannya itu antara lain dapat kesimpulan bahwa sejatinya telah terjadi krisis kesadaran dan hakikat diri dalam politik Indonesia.

"Menurut saya inilah yang dibilang krisis kesadaran atau krisis hakikat diri yang ada pada saat ini. Keadaan ini memang membuat kita putus asa, tapi tentu tidak boleh kita kehilangan harapan untuk keadaan yang seperti ini," tuturnya.

Humphrey mengatakan, selama tidak ada kesadaran dan hakikat diri dari aktor-aktor politik, hal-hal seperti politik transaksional hingga korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) akan terus menerus terjadi. Ini tidak terepas dari peran serta partai politik itu sendiri.  

"Terus terang, kalau kita lihat kiprah dari partai politik itu tidak ada, kita harus akui itu. Makanya keadaan terus begitu terus, dari satu Pemilu ke Pemilu berikutnya bahkan yang akan datang juga akan sama. Diobrak-abrik undang-undangnya juga akan sama. Karena manusianya memang belum punya kesadaran, belum mengenal hakikat diri yang sebenarnya tujuan mereka berpolitik itu untuk apa?" sesalnya.

"Nah jelas kondisi ini sebenarnya ya harus dimulai dari dalam partai politik itu sendiri. Harus dari orang-orang yang ada di dalam partai politik itu. Dimulai dari pengurus parpol, elitenya, ketua umumnya. Nah kalau tidak muncul (kesadaran) memang sangat sulit sekali. Tapi bukannya tidak mungkin. Inilah yang menjadi konsen saya yang katakanlah perenungan saya selama ini kira-kira," sambungnya.  

Namun begitu, Humphrey menegaskan bahwa tidak boleh kehilangan harapan untuk memperbaiki sistem politik itu sendiri. Salah satunya, dengan terus memupuk kesadaran dan terjun langsung ke politik untuk memperbaiki hal tersebut.

"Keadaan ini memang membuat kita putus asa, tapi tentu tidak boleh kita kehilangan harapan untuk keadaan yang seperti ini," tegasnya.

"Kita harus tumbuhkan kesadaran. Kesadaran dari semua pihak sehingga yang timbul nanti pikiran yang jernih juga karya yang memang bersifat mulia untuk kepentingan masyarakat. Muncul intelegensi, budi atau akal sehat dalam pikiran orang-orang yang memimpin partai politik itu," demikian Humprey.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Ketua JoMan: Jokowi Kerja Siang Malam, Pembantunya Sibuk Bisnis Dan Berpolitik
Politik

Ketua JoMan: Jokowi Kerja Si..

20 Oktober 2020 12:48
Sambut Baik Pedoman Indo-Pasifik Jerman, Menko Luhut Ajak Investor Jadikan Indonesia Hub Manufaktur
Politik

Sambut Baik Pedoman Indo-Pas..

20 Oktober 2020 12:34
Benarkan Akan Ditangkap, Ahmad Yani: Saya Tanya Apa Salahnya, Mereka Nggak Bisa Jawab
Politik

Benarkan Akan Ditangkap, Ahm..

20 Oktober 2020 12:17
PSBB Ketat Dianggap Bikin Pemulihan Ekonomi Tertahan, Gerindra DKI: Setiap Kebijakan Pasti Memiliki Dampak
Politik

PSBB Ketat Dianggap Bikin Pe..

20 Oktober 2020 11:57
Partai Golkar Galakkan Gerakan 3M Di Perayaan HUT Ke-56
Politik

Partai Golkar Galakkan Gerak..

20 Oktober 2020 11:55
Pemuda Muhammadiyah Apresiasi Kegigihan Pemerintah Mendapatkan Vaksin
Politik

Pemuda Muhammadiyah Apresias..

20 Oktober 2020 11:40
Mau Uang Secepat Kilat? Jokowi Disarankan Jalankan UU MLA Bukan Omnisbus Law
Politik

Mau Uang Secepat Kilat? Joko..

20 Oktober 2020 11:37
Penilaian Mardani, Penegakan Hukum Era Jokowi Jauh Dari Harapan
Politik

Penilaian Mardani, Penegakan..

20 Oktober 2020 10:57