Prabowo Digadang Jadi Mentan, Iwan Sumule: Lebih Baik Gerindra Tarik Diri Dari Koalisi

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Prabowo Digadang Jadi Mentan, Iwan Sumule: Lebih Baik Gerindra Tarik Diri Dari Koalisi

RMOL. Penunjukan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai leading sector food estate oleh Presiden Joko Widodo seolah menyiratkan akan adanya pergeseran posisi ketua umum Partai Gerindra itu ditarik menjadi Menteri Pertanian.

Jabatan sebagai Menteri Pertanian disebut-sebut akan membuat Prabowo Subiato lebih mendekatkan diri dengan rakyat dan memperjuangkan nasib para petani.

Baca: Menteri Pertanian, Jalan Bagi Prabowo Subianto Galang Kedekatan Dengan Rakyat

Namun demikian, Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule menilai Prabowo Subianto lebih baik mengajak Gerindra untuk menarik diri dari pemerintah.

“Tidak etis menggeser menteri, apalagi itu ketua umum. Lebih baik Gerindra menarik diri dari koalisi kalau Prabowo digeser dari Menhan,” terangnya kepada redaksi, Minggu (12/6).

Jika sebatas untuk mengelola pertanian dengan baik, ketua DPP Partai Gerindra itu mengatakan bahwa partainya punya banyak stok mumpuni. Salah satunya, Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Fadli Zon yang merupakan ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Bahkan jika memang Gerindra dianggap dibutuhkan di pemerintahan ini, semestinya sejak awal diberi pos di bidang-bidang ekonomi untuk mengatasi kebocoran-kebocoran yang selama ini didengungkan. Sehingga kebcoran yang kini terjadi bisa segera ditambal.

“Kalau Gerindra memang dibutuhkan, mestinya pos menteri ditambah, bukan digeser. Untuk memudahkan koordinasi dan eksekusi kebijakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Iwan Sumule tidak ingin Prabowo Subianto dan Gerindra menjadi bagian dari pemerintahan yang berpotensi gagal membawa negeri menuju kemajuan dan memakmurkan rakyat.

Menurutnya, untuk mewujudkan negara yang adil dan makmur seperti amanat konstitusi dibutuhkan sebuah kepemimpinan yang kuat. Sementara yang ada saat ini, kata Iwan Sumule, adalah rezim yang kagetan.

Artinya, pemimpin tidak paham dengan masalah yang ada, sehingga tidak ada formula jitu untuk keluar dari krisis.

“Rezim ini mesti disingkirkan sebelum rakyat dan negara terpuruk ke dalam jurang kebangkrutan, hancur berkeping-keping,” ujarnya.

Menurutnya, jika sampai negara hancur, maka itu sama saja telah mengkhianati perjuangan para pendiri bangsa yang telah mengorbankan tetesan darah menyatukan NKRI.

Sementara menanggapi bahwa posisi Mentan bisa membuat Prabowo bisa menggalang kekuatan pilpres, Iwan Sumule menegaskan bahwa pilpres masih jauh. Lebih baik semua fokus untuk mengatasi masalah krusial yang sedang bertumpuk pada rakyat.

“Apalagi pandemik Covid-19 ini belum mampu ditanggulangi secara maksimal. Dan akibatkan ekonomi rakyat dan negara terpuruk,” tegasnya.

“Saya berharap ke depan Indonesia dapat memiliki pemimpin yang kuat,” tutup Iwan Sumule.

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020
Video

RMOL World View | Di Balik Ledakan Lebanon Bersama Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Direktur KPN: Poster Anies-AHY Hanya Pansos, Karena Popularitas Itu Penting
Politik

Direktur KPN: Poster Anies-A..

11 Agustus 2020 12:50
Istana Larang Pajang Foto Jokowi, Iwan Sumule: Ini Klenik Atau 17 Agustus Terakhir Jadi Presiden?
Politik

Istana Larang Pajang Foto Jo..

11 Agustus 2020 12:47
Prabowo Disebut Bakal Gantikan Maruf Amin, PPP: Isu Murahan!
Politik

Prabowo Disebut Bakal Gantik..

11 Agustus 2020 12:27
Prabowo Diisukan Bakal Geser KH Ma’ruf Amin, Gerindra: Isu Mau Pecah NU Dan Jokowi
Politik

Prabowo Diisukan Bakal Geser..

11 Agustus 2020 12:25
Pernah Ditolak Jokowi, Natalius Pigai Ragu Fadli Zon Mau Menerima Penghargaan Bintang Jasa
Politik

Pernah Ditolak Jokowi, Natal..

11 Agustus 2020 11:59
Menggeser Maruf Amin Tidak Semudah Mencopot Menteri
Politik

Menggeser Maruf Amin Tidak S..

11 Agustus 2020 11:56
Bakal Deklarasikan Dukungan Kepada Akhyar Nasution, Forum Eksponen 98 PDIP Ajak Kader Tetap Gembira
Politik

Bakal Deklarasikan Dukungan ..

11 Agustus 2020 11:45
Jubir Jokowi: Pegawai KPK Jadi ASN Bukan Melemahkan, Tapi Memperkuat Institusi
Politik

Jubir Jokowi: Pegawai KPK Ja..

11 Agustus 2020 11:22