Penunjukan Prabowo Sebagai Leading Sector Lumbung Pangan Nasional Adalah Keputusan Ngawur

Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah/Net

Penunjukan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto sebagai nakhoda lumbung pangan nasional oleh Presiden Jokowi adalah keputusan yang ngawur.

Tak hanya itu, penunjukan tersebut juga sekaligus merupakan indikasi penanganan tata kelola pemerintahan yang amatiran.

Demikian yang disampaikan pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas), Andi Yusran saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL. Ia berpandangan, seharusnya tugas yang diberikan kepada Prabowo tersebut menjadi ranahnya Kementerian Pertanian di bawah Syahrul Yasin Limpo.

"Dinilai dari sisi manapun penunjukan tersebut tidak dapat dibenarkan. Secara teknis, ini adalah ranah Kementan dan bukannya Kemenhan, maka yang seharusnya menjadi leader adalah Menteri Pertanian," ujarnya pada Minggu (12/7).

Kendati begitu, Andi menyampaikan jika sekiranya program strategis nasional tersebut bersifat lintas kementerian, maka strukturnya seharusnya layak dinakhodai oleh Menteri Koordinator (Menko).

Soal Menko siapa yang layak, kata dia, hal itu tergantung tujuan dari program strategis nasional tersebut. Jika tujuan pengembangan lumbung pangan tersebut dalam kerangka kesejahteraan rakyat dan petani, maka yang relevan menakhodai adalah Menko Kesra.

Kemudian sambung Andi, bila tujuannya untuk memperkuat ketahanan nasional secara umum, maka yang tepat memimpin adalah Menko Polhukam. Dan bila tujuannya memperkuat industri beras nasional, maka Menko Perekonomian yang lebih pantas menjadi leader.

"Jadi posisi Menko yang lebih tepat memimpin kebijakan strategis nasional, yang bersifat lintas departemen. Bukannya Menteri Pertahanan," tegasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Gempa Mamuju, Ustad Das\'ad Latif Nyaris Jadi Korban

Jumat, 15 Januari 2021
Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021

Artikel Lainnya

Presiden Joko Widodo Berkunjung Ke Kalimantan Selatan Hari Ini
Politik

Presiden Joko Widodo Berkunj..

18 Januari 2021 07:53
Dukung Partai Lokal Aceh, Demokrat Bakal Berjuang Hapus Ambang Batas Parlemen
Politik

Dukung Partai Lokal Aceh, De..

18 Januari 2021 07:53
Nuning Kertopati:  DPR Perlu Uji Keluasan Jaringan Listyo Sigit Untuk Tuntaskan Masalah Hukum
Politik

Nuning Kertopati: DPR Perlu..

18 Januari 2021 05:23
RSRC: Bersatunya Golkar-Demokrat Bisa Jadi Kekuatan Patron Politik Baru
Politik

RSRC: Bersatunya Golkar-Demo..

18 Januari 2021 05:00
DPR Diminta Gali Cara Kapolri Baru Tindaklanjuti Temuan Komnas HAM Soal Kematian Laskar FPI
Politik

DPR Diminta Gali Cara Kapolr..

18 Januari 2021 03:55
Representasi Politik Moderat, Airlangga-AHY Diprediksi Pemimpin Alternatif Pilpres 2024
Politik

Representasi Politik Moderat..

18 Januari 2021 03:51
Tak Hanya PKB, Keinginan Nadiem Dicopot Sudah Muncul Sejak Awal Menjabat Mendikbud
Politik

Tak Hanya PKB, Keinginan Nad..

18 Januari 2021 03:27
Ingatkan Crazy Rich Indra Kesuma, Eddy Soeparno: Banyak Warga Kesulitan Ekonomi Dan Bingung Besok Makan Apa
Politik

Ingatkan Crazy Rich Indra Ke..

18 Januari 2021 02:45