Beda Dengan Reshuffle, Ancaman Jokowi Hapus 18 Lembaga Tampak Lebih Serius

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak main-main saat menyebut ada 18 lembaga yang akan dibubarkan dalam waktu dekat.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin merasa yakin Jokowi serius dengan ancamannya itu.

"Soal ancaman pembubaran lembaga bisa saja benar dan terjadi," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa (14/7).

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai, kemungkinan besar pembubaran lembaga bisa terjadi.

Hal itu berbeda dengan ancaman reshuffle kabinet yang diyakininya masih tanda tanya. Bahkan soal reshuffle bisa jadi tidak akan terealisasi.

"Namun untuk reshuffle masih fifty-fifty," demikian Ujang Komarudin.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengatakan bahwa akan ada 18 lembaga yang dibubarkan dalam waktu dekat. Namun, dia tidak merinci daftar lembaga yang akan dihapus itu.

"Dalam waktu dekat ini ada 18," kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/7).

Menurut dia, penghapusan lembaga itu antara lain dilakukan untuk mengurangi beban anggaran negara di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19).

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34