Pakar Kebijakan Publik: Antusiasme Tinggi, Kartu Prakerja Gelombang Keempat Dinantikan Masyarakat

Ilustrasi

Setelah dilakukan evaluasi tata kelola, pemerintah akan segera melanjutkan program kartu prakerja dengan membuka pendaftaran gelombang keempat.

Pakar kebijakan publik Fajar Arif Budiman, menilai program kartu prakerja gelombang keempat sangat dinanti oleh masyarakat.

Menurut Fajar, saat ini masyarakat sangat membutuhkan program tersebut, baik secara online maupun offline.

Seperti diketahui, pemerintah melakukan penyempurnaan tata kelola program kartu prakerja dengan menerbitkan Perpres 76/2020, yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 7 Juli 2020.

"Masyarakat butuh kartu prakerja, bukan hanya bantuan uang tunainya, tapi pelatihan juga untuk mengembangkan kemampuan mereka. Terutama mereka yang kehilangan pekerjaan akibat pandemik Covid-19 dan angkatan baru yang baru lulus dari kampus," kata Fajar dalam keterangannya, Selasa (14/7).

Alumnus Universitas Padjajaran ini, memuji Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang menerima masukan dari lembaga-lembaga lain, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, dan lembaga lain agar program kartu prakerja berjalan dengan baik dan akuntabel.

"Kita harus apresiasi karena berani melibatkan KPK, Kejagung, dan lembaga lain agar program ini lebih transparan," ujarnya.

Meskipun demikian, pemerintah harus belajar dari kesalahan-kesalahan yang lalu, seperti ketepatan penerima manfaat dan pencairan insentif yang tidak terlalu lama.

"Pemerintah juga harus mempu mengatasi kisruh-kisruh teknis yang terjadi pada gelombang-gelombang sebelumnya," ungkapnya.

Selain itu, menurut Fajar, jika nanti pelatihan akan diberikan secara tatap muka atau offline maka harus memperhatikan protokol kesehatan dan keselamatan.

"Jika masih ada yang dilakukan secara online maka pelaksanaan pembelajaran juga harus memperhatikan kondisi di daerah tertentu yang masih sulit akses internet yang layak. Hal ini banyak dikeluhkan oleh penerima manfaat," pungkas Fajar.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kartu prakerja diharapkan berjalan pada minggu ke-3 dan ke-4 bulan Agustus 2020.

Hal ini akan bekerja sama dengan Gugus Tugas Covid-19 sehingga bisa dilakukan pelatihan yang aman sesuai protokol kesehatan.

Airlangga Hartarto juga mengatakan, program kartu prakerja sudah berproses sangat cepat dengan jumlah peminat yang tinggi.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Kejagung Sambut Baik Survei Tingkat Kepuasan Publik Dari IPR
Politik

Kejagung Sambut Baik Survei ..

25 Oktober 2020 06:26
Pose Acungkan Tiga Jari Kadis PU Benteng Berujung Panggilan Bawaslu
Politik

Pose Acungkan Tiga Jari Kadi..

25 Oktober 2020 05:53
Suharso Monoarfa Deklarasikan Diri Maju Sebagai Ketum PPP
Politik

Suharso Monoarfa Deklarasika..

25 Oktober 2020 05:45
PCNU Kabupaten Cirebon Dukung Penangkapan Gus Nur
Politik

PCNU Kabupaten Cirebon Dukun..

25 Oktober 2020 05:32
Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi Siapkan 7 Program Inovasi, Di Antaranya Big Data
Politik

Pilkada Surabaya: Eri Cahyad..

25 Oktober 2020 04:58
Yakin Menang Di Pilkada Medan, Gerindra Sumut: Elektabilitas Akhyar Hanya 31 Persen
Politik

Yakin Menang Di Pilkada Meda..

25 Oktober 2020 04:34
Jokowi: 2021 Akan Jadi Tahun Opportunity, Saya Sangat Optimis!
Politik

Jokowi: 2021 Akan Jadi Tahun..

25 Oktober 2020 02:37
Ketum Golkar: UU Ciptaker Adalah Reformasi Ekonomi Indonesia Yang Dilakukan Lewat Lembaga Perwakilan Yang Demokratis
Politik

Ketum Golkar: UU Ciptaker Ad..

25 Oktober 2020 01:51