Selain 18 Lembaga, Ada Baiknya Jokowi Turut Rampingkan Buzzer Medsos

Kepala Badan Komunikasi dan Strategi DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan/Net

Rencana Presiden Joko Widodo untuk menghapus 18 lembaga pemerintahan mendapat dukungan banyak pihak.

Langkah tersebut diyakini mampu menghemat anggaran negara dan bisa disisihkan untuk penanganan wabah virus corona.

Namun demikian, Kepala Badan Komunikasi dan Strategi DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan turut menyumbang saran.

Dia meminta agar Presiden Joko Widodo turut merampingkan para pendukungnya di media sosial atau yang oleh banyak pihak disebut sebagau buzzer atau pendengung.  

“Ada baiknya influencer medsos juga dirampingkan pak presiden,” tegas staf pribadi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dalam akun Twitter pribadina, Selasa (14/7).

Menurutnya, perampingan itu memiliki dua tujuan yang baik juga. Pertama, sama seperti perampingan lembaga yang akan menghemat anggaran negara.

“Selain menghemat anggaran juga akan meneduhkan Indonesia,” tutupnya.

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34