Berulang Tahun Ke 51, Menaker Ida Fauziah Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah/Net

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan setelah mempertahankan disertasinya di depan dewan penguji di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jakarta, Jumat (17/7).

Ida sukses meraih gelar itu dengan predikat nilai cumlaude atau sempurna setelah berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Implementasi Kebijakan Pengarusutamaan Gender Dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia".

Kegermbiraan Ida semakin sempurna karena penyematan gelar doktor ilmu pemerintahan yang diraihnya bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke 51.

Ida mengatakan, banyak pengalaman saat berkuliah di program S3. Terutama pengalaman dalam membagi waktu antara kuliah dengan tugasnya sebagai menteri saat ini.

"Saya bersyukur karena akhirnya mampu menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar doktor," ujar Ida dalam keterangannya.

Maksud penelitiannya iti, kata Ida, adalah untuk memahami kebijakan pengarusutamaan gender di Indonesia, dengan tujuan menganalisis implementasi kebijakan pengarusutamaan gender dalam pelaksanaan tugas dan fungsi DPR RI.

Sehingga, mendapatkan pengembangan konsep dari analisis tersebut.

"Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat secara akademis dan praktis. Secara akademis penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu dan pengetahuan tentang dinamika politik perempuan di Indonesia," jelasnya.

"Lebih dari itu, diharapkan penelitian ini dapat berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan terutama ilmu pemerintahan di Indonesia dengan mengedepankan impelementasi kebijakan pengarusutamaan gender dalam pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga legislatif," sambungnya.

Ida menambahkan, secara praktis penelitiannya diharapkan mampu mendorong implementasi kesetaraan dan keadilan gender di lembaga legislatif.

"Yakni sebagai masukan bermanfaat pimpinan fraksi di DPR-RI untuk mengoptimalkan fungsi keterwakilan perempuan di DPR sekaligus mengefektifkan implementasi kebijakan pengarusutamaan gender dalam pelaksanakan tugas dan fungsi DPR," katanya.

Dalam sidang promosi terbuka, bertindak selaku promotor Prof. Dr. Bahrullah Akbar; Prof. Dr. Khasan Effendy dan Dr. Samoara Lukman.

Selama dua jam, Ida mempertahankan disertasi kepada para dosen penguji. Yakni, Dr. Hadi Prabowo; Prof. Dr. Ngadisah; Prof. Dr. HM. Aries Djaenuri; Prof. Dr. Triyuni Soemartono; Dr. Deti Mulyati; Dr. Koesworo; Dr. Ali Hanafiah Muhi; dan Dr. Zainudin Amali.

Hadir dalam ujian promosi Doktor Ida Fauziyah ini diantaranya Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar; Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar; Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati; Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali; Anggota DPR RI, Nihayatul Wafiroh; para pejabat eselon I dan II Kemnaker; dan sejumlah Aktivis perempuan.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemuda Harus Jadi Momen Persatuan Lawan Covid-19
Politik

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemu..

29 Oktober 2020 23:37
Di Hadapan Pompeo, GP Ansor Bicara Islam Kasih Sayang
Politik

Di Hadapan Pompeo, GP Ansor ..

29 Oktober 2020 22:38
Cakada Mura Diduga Positif Covid-19, MAKI: Tanda Tanya Besar, Kenapa Ditutupi?
Politik

Cakada Mura Diduga Positif C..

29 Oktober 2020 22:25
Milenial Dikritik Mega, FAM-I: Jangan Ciut, Mereka Tak Siap Dengan Perubahan
Politik

Milenial Dikritik Mega, FAM-..

29 Oktober 2020 21:59
Soroti Surat Utang, RR: Prestasi Menkeu
Politik

Soroti Surat Utang, RR: Pres..

29 Oktober 2020 21:33
Ramai Seruan Boikot Produk Prancis, JMI: Umat Jangan Mudah Jadi Alat Bentur
Politik

Ramai Seruan Boikot Produk P..

29 Oktober 2020 20:43
BEM SI: Kontribusi Milenial Banyak, Belum Terlihat Apa Sengaja Tidak Dilihat?
Politik

BEM SI: Kontribusi Milenial ..

29 Oktober 2020 20:22
DPR RI: Duta Besar Prancis Harus Minta Maaf Pada Muslim Indonesia Atas Nama Presiden Macron
Politik

DPR RI: Duta Besar Prancis H..

29 Oktober 2020 20:16