Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Sultan Bocorkan 3 Senator Yang Disodorkan LaNyalla Ke Jokowi Untuk Jadi Menteri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Jumat, 17 Juli 2020, 19:04 WIB
Sultan Bocorkan 3 Senator Yang Disodorkan LaNyalla Ke Jokowi Untuk Jadi Menteri
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bersama rombongan saat mengunjungi Media Grup (Metro TV) pada 15 Juli 2021/Net
rmol news logo Topik reshuffle kabinet kembali menjadi perbincangan hangar, Rabu kemarin (15/7). Hal itu menyusul pernyataan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat kunjungan media.

LaNyalla menyebut dirinya sudah bersurat kepada Presiden Joko Widodo agar bila melakukan reshuffle, dan dapat melirik potensi para senator DPD.

Namun, saat itu orang nomor satu di DPD itu tidak menyebut nama siapa saja yang ditulis dalam suratnya kepada Presiden. Hanya sempat memberi contoh bahwa Wakil Ketua Nono Sampono pantas untuk membantu Presiden Jokowi.

Pernyataan itu dilontarkan saat berada di kantor Media group, sembari menepuk pundak Nono Sampono yang duduk di sampingnya.

Sementara itu, dalam perbincangan santai dengan sejumlah wartawan di Senayan, Wakil Ketua DPD, Sultan Baktiar Najamudin sempat membuka nama-nama calon tersebut. Sultan menyebut tiga nama.

"Ada tiga nama yang oleh Ketua DPD direkomendasikan ke Presiden. Tetapi tentu semua kembali kepada Pak Jokowi. Kan kita juga belum tahu apa benar ada reshuffle atau tidak. Itu hak prerogatif presiden," tandasnya, Jumat (17/7).

Lantas siapa ketiga nama itu? Sultan membenarkan ada nama Nono Sampono. Lalu ada nama GKR Hemas dan Agustin Teras Narang.

"Setahu saya tiga senior Senator itu yang ditawarkan ketua. Kalau ada yang lain saya belum tahu. Dan saya pikir memang pantas ketiga senior tersebut masuk bursa bila memang presiden menghendaki," ujarnya.

Namun, Sultan menambahkan, di luar tiga nama tersebut, di DPD periode saat ini cukup banyak tokoh yang mumpuni untuk masuk bursa. Selain punya rekam jejak yang bagus, juga memiliki kompetensi yang layak.

"DPD periode ini sangat banyak tokoh daerah yang kapabel dan pantas untuk menjadi menteri, karena mereka memang benar-benar besar dari bawah, bukan karbitan," cetusnya.

Terhadap tiga nama tadi, dikatakan Sultan, Nono Sampono punya pengalaman militer di kelautan dan teritorial yang cukup mumpuni. Nono juga pernah mendapat pendidikan pasukan khusus di Hawaii, AS, dan Korea Selatan.

"Jadi Pak Nono pantaslah menurut saya. Apalagi beliau pernah juga dipercaya sebagai Dankormar, Danpaspampres dan Kepala Basarnas. Komplit sudah,” urai Senator asal Bengkulu ini.

Sementara GKR Hemas di mata Sultan juga layak masuk dalam bursa. Mengingat pejuang daerah yang sudah empat periode di DPD itu sangat dikenal aktif memperjuangkan kepentingan kaum perempuan.

"Bu Hemas sampai ikut turun ke jalan waktu menentang salah satu pasal di RUU Pornografi yang dinilai melecehkan kaum perempuan," ungkapnya.

Sedangkan Agustin Teras Narang menurut Sultan juga sangat cakap untuk membantu di pemerintahan. Mengingat legacy Teras Narang saat dua periode menjadi Gubernur Kalimantan Tengah dinilai cukup berhasil melakukan pemerataan pembangunan.

"Dan saat beliau menjabat gubernur, mendapat penghargaan Anti-Korupsi tahun 2007. Karena memang latar belakang beliau juga aktivis hukum, HAM dan lingkungan," pungkasnya.

Sebelumnya memang wacana reshuffle kabinet sudah merambah ke meja para Senator di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. Sejumlah anggota DPD sudah menyampaikan perlunya Presiden mempertimbangkan unsur ketiga dalam komposisi kabinet. Yaitu dari unsur DPD, selain unsur partai politik dan porfesional-pengusaha. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA