Dradjad Wibowo: Negara Lelet Atasi Masalah Kesehatan, Pertumbuhan Ekonomi Akan Lamban

Dradjad Wibowo/Net

Indonesia dianggap lamban dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat di tengah serangan pandemik Covid-19.

Sehingga, laju pertumbuhan ekonomi lesu lantaran tidak adanya konsumsi rumah tangga atau konsumsi domestik.

Begitu dikatakan pengamat ekonomi senior Dradjad Wibowo saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (19/7).

Dradjad mengatakan negara-negara yang melakukan restriksi atau pembatasan dengan cepat akan memperoleh prosws pemulihan ekonomi dengan cepat.

"Sementara, kalau negara ini restriksinya lambat, unda-undi begitu dalam bahasa Jawa, maju-mundur begitu, dan Indonesia termasuk di situ, Amerika juga maka dia akan mengalami kurva U mungkin U-nya panjang sekali, artinya pertumbuhan ekonomi lamban sekali," ujar Dradjad.

Dradjad mencontohkan negara Amerika Serikat yang memiliki kasus pandemik Covid-19 sangat banyak hingga merontokkan persendiaan ekonominya.

"Sekarang kita lihat contohnya Amerika Serikat kasusnya jadi tinggi sekali, dolar AS sekarang banyak turun ya," katanya.

Politisi PAN ini menerangkan jika pemerintah Indonesia dengan cepat melakukan pemulihan terhadap kesehatan masyarakat. Maka, laju ekonomi bisa dipulihkan dengan segera seperti yang terjadi di Taiwan dan New Zealand.

"Jadi, seperti yang sering saya argumentasikan, kita tidak ada trade off, kita tidak ada pertentangan ekonomi, dengan kesehatan masyarakat. Karena, kalau kesehatan masyarakatnya terkena pandemik, ekonominya juga akan terkena resesi ya," jelasnya.

"Tapi kalau kesehatan masyarakatnya cepat pulih ekonomi juga akan cepat pulih," tutupnya.

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Tiga Tahun Anies Pimpin Jakarta, Fahira Idris: Kepemimpinan Yang Bermakna Harus Tetap Jadi Tujuan
Politik

Tiga Tahun Anies Pimpin Jaka..

21 Oktober 2020 05:45
Sri Mulyani Bandingkan Ekonomi Indonesia Dengan Negara Lain, Fuad Bawazier: Terus Terang Saja, Itu Menyesatkan
Politik

Sri Mulyani Bandingkan Ekono..

21 Oktober 2020 04:56
Azyumardi Azra: Cara-cara Represif Pemerintah Bisa Picu Situasi Sosial Ekonomi Yang Tidak Kondusif
Politik

Azyumardi Azra: Cara-cara Re..

21 Oktober 2020 02:54
Rizal Ramli Sebut Maruf Amin Sebagai Pelengkap Enam Tahun Kepemimpinan Jokowi
Politik

Rizal Ramli Sebut Maruf Amin..

21 Oktober 2020 02:25
Demokrat: Setahun Pemerintahan Jokowi-Maruf, Penegakan Hukum Mundur Jauh Sekali
Politik

Demokrat: Setahun Pemerintah..

21 Oktober 2020 01:47
JBMI Usul Megawati Menjadi Pahlawan Demokrasi, PDIP: Beliau Adalah Simbol Demokrasi Indonesia
Politik

JBMI Usul Megawati Menjadi P..

21 Oktober 2020 01:24
Gelar Konsolidasi Sikapi Polemik Cipta Kerja, BEM Nusantara Imbau Mahasiswa Tidak Mudah Terprovokasi
Politik

Gelar Konsolidasi Sikapi Pol..

21 Oktober 2020 00:19
Setahun Memimpin, Jokowi-Maruf Gagap Soal Kesehatan Dan Ketenagakerjaan
Politik

Setahun Memimpin, Jokowi-Mar..

20 Oktober 2020 22:02