Dukung Langkah NU dan Muhammadiyah, Dradjad Wibowo Kutip Bung Karno: Go To Hell With Your POP!

Ketua Dewan Pakar PAN Dradjad H. Wibowo/Net

Dua organisasi penggerak dan motor pendidikan Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menyatakan mundur dari Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan lantaran dinilai program tersebut janggal.

Ketua Dewan Pakar PAN Dradjad H. Wibowo mendukung langkah yang dilakukan NU dan Muhammadiyah yang mundur dari program milik Kemendikbud tersebut sambil mengutip bahasa Presiden Ke-1 RI Soekarno.

“Saya mendukung penuh keputusan NU dan Muhammadiyah mundur dari program POP tersebut. Mengikuti bahasa Bung Karno, bagi saya, NU dan Muhammadiyah seperti berkata kepada Mendikbud dan jajarannya: Go to hell with your POP!” ujar Dradjad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/7).

Menurutnya, apa yang dilakukan NU dan Muhammadiyah patut diapresiasi lantaran telah berani mengambil langkah tegas dengan mundurnya dari POP Kemendikbud.

Dia mengingatkan Kemendikbud bahwa NU dan Muhammadiyah memiliki peran penting di dunia pendidikan Indonesia.

“Itu sikap yang bagus sekali. Dan sebagai warga Persyarikatan, saya ingin jelaskan bahwa Muhammadiyah itu sudah terjun di bidang pendidikan dan juga kesehatan sejak 18 November 1912. Ayah saya saja belum lahir waktu itu,” katanya.

Pakar ekonomi senior ini mengatakan sejarah pengabdian Muhammadiyah di dunia pendidikan sudah sangat panjang dan sudah seabad lebih.

“Selama itu juga Muhammadiyah tetap independen dari penjajah Belanda dan berbagai pemerintahan NKRI. Dari penjajah saja bisa independen, apalagi dari Kemendikbud di jaman Covid-19,” tutupnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Silahkan Megawati Salahkan Demo Anarkis, Tapi Tidak Boleh Asal Tuduh Pada Milenial
Politik

Silahkan Megawati Salahkan D..

30 Oktober 2020 06:33
Kembalikan Kepercayaan Publik, Jokowi Disarankan Segera Rombak Kabinetnya
Politik

Kembalikan Kepercayaan Publi..

30 Oktober 2020 06:22
Bukan PDIP, Selama Jadi Presiden Jokowi Bergantung Pada Luhut, Airlangga Dan BG
Politik

Bukan PDIP, Selama Jadi Pres..

30 Oktober 2020 06:01
Suharso Naik Jet Pribadi Saat Urus Partai, PPP: Tidak Gunakan Dana Partai
Politik

Suharso Naik Jet Pribadi Saa..

30 Oktober 2020 01:59
Wiku Adisasmito: Sumpah Pemuda Harus Jadi Momen Persatuan Lawan Covid-19
Politik

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemu..

29 Oktober 2020 23:37
Di Hadapan Pompeo, GP Ansor Bicara Islam Kasih Sayang
Politik

Di Hadapan Pompeo, GP Ansor ..

29 Oktober 2020 22:38
Cakada Mura Diduga Positif Covid-19, MAKI: Tanda Tanya Besar, Kenapa Ditutupi?
Politik

Cakada Mura Diduga Positif C..

29 Oktober 2020 22:25
Milenial Dikritik Mega, FAM-I: Jangan Ciut, Mereka Tak Siap Dengan Perubahan
Politik

Milenial Dikritik Mega, FAM-..

29 Oktober 2020 21:59