Tanoto Dan Sampoerna Masuk Daftar, Presiden PKS: Masak Perusahaan Besar Dapat Dana POP Kemendikbud

Presiden PKS M. Sohibul Iman/Net

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelontorkan dana sektar Rp. 600 miliar untuk sejumlah CSR yang bergerak di dunia pendidikan untuk menjalankan program organisasi penggerak (POP).

Tanoto Foundation dan Sampoerna Foundation masuk dalam daftar penerima dana Rp. 20 miliar dari Kemendikbud dalam program organisasi penggerak pendidikan.

Menyikapi hal tersebut, Presiden PKS M. Sohibul Iman menegaskan bahwa Tanoto Foundation dan Sampoerna Foundation seharusnya tidak perlu diikutsertakan oleh Kemendikbud. Terlebih mendapatkan suntikan dana dsri APBN senilai Rp. 20 miliar.

"Ternyata ada yayasan-yayasan, yang seharusnya mereka merupakan lembaga penyaluran CSR dari perusahaannya, masak iya perusahaan seperti ini mendapatkan bantuan dari pemerintah yang besarnya maksimal, Rp. 20 miliar ini tidak masuk akal," ujar Sohibul, di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat (24/7).

NU dan Muhammadiyah disusul PGRI memilih untuk mengundurkan diri dari program tersebut lantaran dinilai janggal.

Sohibul mengapresiasi langkah yang dilakukan kedua organisasi massa penggerak pendidikan selama ratusan tahun tersebut, termasuk PGRI.

"Sikap Muhammadiyah dan NU terkait dengan organisasi penggerak di Kemendikbud, saya kira kami menghormati dan kita lihat secara substansi, saya juga itu sebuah respon yang sangat rasional," paparnya.

Dia menambahkan, jika ada protes dari Muhammadiyah perihal program tersebut, menurutnya merupakan hal yang bisa diterima nalar.

"Kalau Muhammadiyah protes, ini bagi kami harus diapresiasi bahwa itu sebuah respon yang sangat rasional, dan kami sangat mendukung," tutup Sohibul.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemuda Harus Jadi Momen Persatuan Lawan Covid-19
Politik

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemu..

29 Oktober 2020 23:37
Di Hadapan Pompeo, GP Ansor Bicara Islam Kasih Sayang
Politik

Di Hadapan Pompeo, GP Ansor ..

29 Oktober 2020 22:38
Cakada Mura Diduga Positif Covid-19, MAKI: Tanda Tanya Besar, Kenapa Ditutupi?
Politik

Cakada Mura Diduga Positif C..

29 Oktober 2020 22:25
Milenial Dikritik Mega, FAM-I: Jangan Ciut, Mereka Tak Siap Dengan Perubahan
Politik

Milenial Dikritik Mega, FAM-..

29 Oktober 2020 21:59
Soroti Surat Utang, RR: Prestasi Menkeu
Politik

Soroti Surat Utang, RR: Pres..

29 Oktober 2020 21:33
Ramai Seruan Boikot Produk Prancis, JMI: Umat Jangan Mudah Jadi Alat Bentur
Politik

Ramai Seruan Boikot Produk P..

29 Oktober 2020 20:43
BEM SI: Kontribusi Milenial Banyak, Belum Terlihat Apa Sengaja Tidak Dilihat?
Politik

BEM SI: Kontribusi Milenial ..

29 Oktober 2020 20:22
DPR RI: Duta Besar Prancis Harus Minta Maaf Pada Muslim Indonesia Atas Nama Presiden Macron
Politik

DPR RI: Duta Besar Prancis H..

29 Oktober 2020 20:16