Mundurnya Muhammadiyah-NU Gejolak Awal Yang Berbahaya Bagi Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim/Net

Dua organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam besar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, dinilai sudah mulai geram dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Sebagai Mendikbud, kata pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, Nadiem Makarim seharusnya dapat merangkul ormas terbesar di Indonesia yang juga berpengalaman dalam membantu pemerintah di dunia pendidikan tersebut.

"Apalagi dia (Nadiem) menduduki jabatan yang sangat bersinggungan dengan semangat gerakan NU dan Muhammadiyah yang juga gencar di bidang pendidikan," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/7).

Nadiem Makarim juga dianggap seolah mengesampingkan dan tidak dapat merangkul kedua organisasi terbesar tersebut. Sehingga wajar apabila program organisasi penggerak (POP) Kemendikbud ditinggalkan tidak hanya oleh NU dan Muhammadiyah, akan tetapi juga oleh PGRI.

Sementara di satu sisi, Kemendikbud justru merangkul dua organisasi dari perusahaan besar, yaitu Tanoto Foundation dan Sampoerna Foundation.

"Saya menduga pastilah NU dan Muhammadiyah tersinggung. Sedangkan NU dan Muhammadiyah menurut pemberitaan masih dirasa kurang melengkapi kelengkapan dalam program POP tersebut," jelas Saiful.

Dengan demikian, dengan mundurnya NU, Muhammadiyah dan PGRI tambah Saiful, harus menjadi lampu merah bagi Nadiem. Bukan tidak mungkin kisruh ini akan menjadi gejolak awal yang justru akan membahayakan jabatannya sebagai menteri.

"Saya yakin baik NU dan Muhammadiyah tidak hanya mundur dari program POP, keduanya pasti akan mengusahakan untuk mengganti Mendikbud, apabila kisruh ini tidak mampu diredam oleh Nadiem," pungkas Saiful.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Panja RUU PDP Gelar Rapat Lanjutan Bahas DIM Bareng Pemerintah
Politik

Panja RUU PDP Gelar Rapat La..

30 November 2020 12:21
Ketum Ansor Doakan Kesembuhan Kiai Said Dari Covid-19
Politik

Ketum Ansor Doakan Kesembuha..

30 November 2020 11:59
Tak Sekadar Beri Dukungan, UAS Juga Titipkan Beberapa Pesan Bagi Akhyar Nasution-Salman Alfarisi
Politik

Tak Sekadar Beri Dukungan, U..

30 November 2020 11:45
Berdasarkan Sejumlah Indikator, PKS Optimistis Raih Minimal 15 Persen Suara Pada Pemilu 2024
Politik

Berdasarkan Sejumlah Indikat..

30 November 2020 10:27
Jangan Khawatir, Suara Gerindra Tidak Akan Tergerus Jika Prabowo Subianto Tampil
Politik

Jangan Khawatir, Suara Gerin..

30 November 2020 10:27
Prabowo Ambil Langkah Tepat Jika Menarik Diri Dari Koalisi
Politik

Prabowo Ambil Langkah Tepat ..

30 November 2020 10:10
Komitmen Pemberantasan Korupsi Jadi Pertimbangan Utama, Di Sumbar Mahyeldi-Audy Yang Paling Dipercaya
Politik

Komitmen Pemberantasan Korup..

30 November 2020 09:59
Soal Habib Rizieq, Walikota Bogor Harus Jalankan Perintah Presiden Jokowi
Politik

Soal Habib Rizieq, Walikota ..

30 November 2020 09:53