Jokowi Mania: Banyak Kadrun Pro Khilafah Jadi Komisaris BUMN, Presiden Harus Turun Tangan

Menteri BUMN Eric Thohir dan Presiden Joko Widodo/Net

Kalangan aktivis pendukung Joko Widodo mencium kehadiran makelar di Istana yang ikut mengatur penunjukan komisaris BUMN.

Mereka meminta Presiden Jokowi agar turun tangan menghentikan praktik makelar itu.

Menurut Ketua Organ Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, ada petinggi yang  pembantu presiden menjadi makelar dalam penjaringan komisaris.

“Makanya banyak kadrun pro khilafah yang bisa duduk di sana. Sementara relawan Jokowi yang nyata-nyata telah berjuang full malah jadi gelandangan di luar. Ditendang setelah arena pilpres selesai,” ujar Immanuel yang biasa disapa Noel kepada redaksi Kantor Berita Politik RMOL.

Pernyataan Noel ini senada dengan pernyataan yang disampaikan anggota DPR RI dari PDI Perjuangan Adian Napitupulu sebelumnya yang menilai penunjukan komisaris BUMN tidak transparan.

Makelar yang dimaksud Noel adalah pemodal kelompok anti Jokowi.

“Sekarang malah kok diberi panggung. Relawan Jokowi yang kerja keras cuma.jadi penonton,” kata mantan aktivis Forum Kota dan Front Kota itu lagi.

Noel tidak menyebutkan lebih detil pihak mana yang disebutnya makelar komisaris.

Pada bagian lain, Noel mengatakan, dirinya khawatir gerakan anti Jokowi akan membesar dalam satu atau dua tahun yang akan datang. Di saat itu, bisa jadi kelompok pendukung Jokowi sudah kecewa dan memilih menjadi penonton.

“Kalau dibiarkan, barisan kecewa akan bertambah. Kita ini loyalis Jokowi. Tapi kok dibiarkan jadi pengemis. Yang anti malah seperti tamu istimewa,” demikian Immanuel Ebenezer.

Kolom Komentar


Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Polling 24 Tokoh Harapan, bersama Arief Poyuono dan Jerry Massie

Selasa, 23 Februari 2021
Video

Kunjungan Presiden Jokowi di NTT Undang Kerumunan Massa

Selasa, 23 Februari 2021
Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021

Artikel Lainnya

Gaduh Kudeta Demokrat, Arief Poyuono Siap Jadi Penengah Antara SBY Dan Moeldoko
Politik

Gaduh Kudeta Demokrat, Arief..

25 Februari 2021 19:45
Indeks Persepsi Korupsi Anjlok, ICW: Kebijakan Antikorupsi Pemerintahan Jokowi Mundur
Politik

Indeks Persepsi Korupsi Anjl..

25 Februari 2021 19:29
Paket Sarapan Gratis Pospera Akan Berlangsung Hingga Bulan Mei
Politik

Paket Sarapan Gratis Pospera..

25 Februari 2021 19:22
Susah Dijinakkan, Jadi Alasan Isu KLB Hanya Menyasar Demokrat
Politik

Susah Dijinakkan, Jadi Alasa..

25 Februari 2021 18:54
Enam Organisasi Sayap Demokrat Deklarasikan Menolak KLB
Politik

Enam Organisasi Sayap Demokr..

25 Februari 2021 18:31
Sepakat Pasal Karet UU ITE Dihapus, Ketua PWI: Terus Terang, Banyak Merepotkan Wartawan
Politik

Sepakat Pasal Karet UU ITE D..

25 Februari 2021 17:33
Satyo Purwanto: Demokrat Diserang Isu KLB Karena Solid Dan Oposisi Pemerintah
Politik

Satyo Purwanto: Demokrat Dis..

25 Februari 2021 17:02
Kecewa Kebijakan Miras Jokowi, Ketua Muhammadiyah: Bangsa Ini Seperti Kehilangan Arah
Politik

Kecewa Kebijakan Miras Jokow..

25 Februari 2021 16:12