Djoko Tjandra Ditangkap, Tito Apresiasi Idham Azis Dan Listyo Sigit

Mendagri Tito Karnavian apresiasi penangkapan Djoko Tjandra oleh Bareskrim Polri/RMOL

Mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Tito Karnavian, mengapresiasi Kapolri Jenderal Idham Azis dan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo yang berhasil menangkap Djoko Tjandra setelah buron hampir 11 tahun.

Keberhasilan ini, kata Tito, sekaligus menegaskan bahwa Polisi mampu menembus pelbagai kendala birokrasi dan hukum antarnegara yang dinilai penuh hambatan.

"Nah saya selaku Mendagri jujur menyampaikan aspirasi yamg sangat tinggi bagi Polri, Pak Kapolri, Kabareskrim dan tim. Ini prestasi mereka luar biasa," kata Tito usai shalat Idul Adha di lingkungan kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (31/7).

Tito menjelaskan, saat dirinya menjabat sebagai Kapolri periode 2016-2019, persoalan birokrasi antarnegara menjadi salah satu kendala utama pemerintah Indonesia untuk menangkap Djoko Tjandra.

Diungkapkan Tito, ada unsur-unsur nonhukum yang menjadi kendala dalam pemulangan buronan negara seperti Djoko. Karena tidak setiap negara memiliki perjanjian esktradisi dengan Indonesia.

"Iya di antaranya itu, (kendala) birokrasi antarnegara. Jadi ada unsur-unsur nonhukum di balik itu ya," kata Tito.

Seperti diketahui, Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Soegiarto Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (30/7/). Kabareskrim Komjen Listyo Sigit mengatakan, Djoko ditangkap sesuai perintah Presiden Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal Idham Azis.

"Bapak Presiden memerintahkan untuk mencari di mana keberadaan Djoko untuk dituntaskan. Atas perintah tersebut, Bapak Kapolri lalu membentuk timsus dan kemudian secara intensif mencari keberadaan Djoko," kata Listyo di Bandara Halim Perdanakusuma.

Setelah diselidiki, kata Listyo, Bareskrim mengetahui keberadaan Djoko di Malaysia. Kapolri Jenderal Idham Azis kemudian mengirimkan surat kepada Polisi Diraja Malaysia.

"Kapolri mengirim surat ke Polisi Diraja Malaysia untuk bersama-sama mencari. Tadi siang (Kamis siang, red) didapat info yang bersangkutan, target bisa diketahui," ungkapnya.

Pada Kamis sore (30/7), tim Bareskrim meluncur ke Malaysia dan berhasil menangkap Djoko Tjandra. "Alhamdulillah berkat kerja sama kami dengan Polisi Diraja Malaysia terpidana Djoko berhasil diamankan," tandasnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | AHY Semakin Aduhai

Kamis, 13 Agustus 2020
Video

TANYA JAWAB CAK ULUNG | Seputar Aksi Menyelamatkan Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Jokowi Ingin Bajak Momentum Krisis Untuk Lompatan Besar, Syarief Hasan: Semua Bisa Terjadi, Tergantung Kabinet
Politik

Jokowi Ingin Bajak Momentum ..

15 Agustus 2020 04:26
Pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta Temui Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Usai Tegur Mumtaz Rais
Politik

Pihak Polres Bandara Soekarn..

15 Agustus 2020 03:50
Maman Imanulhaq: HUT Ke 75 Indonesia, Momentum Tunjukkan Jatidiri Bangsa Disiplin
Politik

Maman Imanulhaq: HUT Ke 75 I..

15 Agustus 2020 03:23
Berperan Raih Kemerdekaan Indonesia, Muhammadiyah Minta Tokohnya Digelari Pahlawan Nasional
Politik

Berperan Raih Kemerdekaan In..

15 Agustus 2020 02:51
Sekjen JMSI Bertemu Ketua Forum Kadis Kominfo Bahas Regulasi Perusahaan Pers
Politik

Sekjen JMSI Bertemu Ketua Fo..

15 Agustus 2020 02:24
Jokowi Memastikan Omnibus Law Jadi Instrumen Percepatan Pemulihan Ekonomi
Politik

Jokowi Memastikan Omnibus La..

15 Agustus 2020 01:51
Mumtaz Rais Marah Akibat Ditegur Pimpinan KPK, Garuda Indonesia Ucapkan Terimakasih
Politik

Mumtaz Rais Marah Akibat Dit..

15 Agustus 2020 01:21
Perbandingan Gusdur Dengan Jokowi, Adhie Massardi: Gus Dur Tidak Berhitung 100 Hari Kerja, Tapi Langsung Bertindak
Politik

Perbandingan Gusdur Dengan J..

15 Agustus 2020 00:27