Djoko Tjandra Sudah, Saatnya Jokowi Beri Perintah Untuk Tangkap Harun Masiku

Presiden Joko Widodo/Net

Penangkapan buronan Kejaksaan Agung, Djoko Tjandra oleh Bareskrim Polri di Malaysia mendapat banyak apresiasi.

Namun demikian, Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD kini dituntut untuk turut menginstruksikan aparat penegak hukum menangkap Harun Masiku.

Harun Masiku adalah buronan KPK dalam perkara dugaan suap terkait pergantian anggota DPR RI terpilih 2019-2024 Fraksi PDIP Dapil Sumsel I.

Dosen komunikasi Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah memberi apresiasi terhadap Polri yang berhasil menangkap buronan kasus hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Soegiarto Tjandra di Malaysia.

Karena, kata Dedi, Djoko Tjandra merupakan sosok yang licin, bahkan di kalangan penegak hukum sekalipun, Djoko Tjandra punya relasi yang kuat.

"Untuk itu, negara ini perlu membuktikan lebih jauh terkait komitmen pemberantasan korupsi," ujar Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (31/7).

Komitmen yang kuat dalam memberantas korupsi yang dimaksud adalah Presiden Jokowi dan Mahfud MD juga harus turun langsung untuk menangkap buronan kasus korupsi lainnya, seperti Harun Masiku yang merupakan mantan caleg PDIP yang juga berasal dari partai pengusung Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019.

"Jika Djoko Tjandra saja presiden turun perintah langsung, dan Menkopolhukam juga bersuara, mestinya itu juga dilakukan untuk menangkap Harun Masiku," kata Dedi.

Dedi meminta Presiden Jokowi untuk tidak risau memerintahkan langsung kepada Polri, KPK, maupun penegak hukum lainnya untuk menangkap Harun Masiku seperti saat memberikan instruksi kepada Polri untuk menangkap Djoko Tjandra.

"Presiden tidak perlu risau untuk memerintahkan secara langsung penangkapan Harun Masiku, dengan begitu publik akan merasa jika negara punya komitmen atas pemberantasan korupsi," pungkas Dedi.

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | AHY Semakin Aduhai

Kamis, 13 Agustus 2020
Video

TANYA JAWAB CAK ULUNG | Seputar Aksi Menyelamatkan Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Jokowi Ingin Bajak Momentum Krisis Untuk Lompatan Besar, Syarief Hasan: Semua Bisa Terjadi, Tergantung Kabinet
Politik

Jokowi Ingin Bajak Momentum ..

15 Agustus 2020 04:26
Pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta Temui Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Usai Tegur Mumtaz Rais
Politik

Pihak Polres Bandara Soekarn..

15 Agustus 2020 03:50
Maman Imanulhaq: HUT Ke 75 Indonesia, Momentum Tunjukkan Jatidiri Bangsa Disiplin
Politik

Maman Imanulhaq: HUT Ke 75 I..

15 Agustus 2020 03:23
Berperan Raih Kemerdekaan Indonesia, Muhammadiyah Minta Tokohnya Digelari Pahlawan Nasional
Politik

Berperan Raih Kemerdekaan In..

15 Agustus 2020 02:51
Sekjen JMSI Bertemu Ketua Forum Kadis Kominfo Bahas Regulasi Perusahaan Pers
Politik

Sekjen JMSI Bertemu Ketua Fo..

15 Agustus 2020 02:24
Jokowi Memastikan Omnibus Law Jadi Instrumen Percepatan Pemulihan Ekonomi
Politik

Jokowi Memastikan Omnibus La..

15 Agustus 2020 01:51
Mumtaz Rais Marah Akibat Ditegur Pimpinan KPK, Garuda Indonesia Ucapkan Terimakasih
Politik

Mumtaz Rais Marah Akibat Dit..

15 Agustus 2020 01:21
Perbandingan Gusdur Dengan Jokowi, Adhie Massardi: Gus Dur Tidak Berhitung 100 Hari Kerja, Tapi Langsung Bertindak
Politik

Perbandingan Gusdur Dengan J..

15 Agustus 2020 00:27