Jawab Keraguan Publik, FPI Desak Kapolri Pecat Oknum Terlibat Pelarian Djoko Tjandra

Terpidanan Kasus hak tagih (Cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra (rompi oranye)/Net

Ketua Penegakan khilafah Front Pembela Islam (FPI), Awit Masyhuri turut angkat bicara terkait penangkapan buronan kakap Kejaksaan Agung, Djoko Tjandra yang dipimpin langsung oleh Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Awit menjelaskan, sebagai organisasi, FPI memiliki semangat pemberantasan korupsi sampai ke akarnya dan tidak boleh tebang pilih. Koruptor dalam pandangan FPI adalah musuk rakyat bangsa dan negara dan meruikan bangsa dan negara.

"Saya mau katakan koruptor teroris ekonomi, ini harus ditegakkan pemberantasan korupsi tandap pandang buli," demikian kata Awit Masyhuri saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, (1/8).

Pasca penangkapan Djoko Tjandra, Awit meminta Polri untuk tidak ragu melakukan pemberantasan korupsi. Mengingat terungkapnya keterlibatan oknum petinggi Polri dan Kejaksaan harus menjadi pemicu untuk melakukan reformasi internal.

"Jangan sampai terulang lagi, dari pihak kepolisian harus segera mereformasi jangan sampai terulang, Sehingga citra kepolisian semakin memburuk dimata masyarakat, harus diadakan pendidikan di tubuh kepolisian penguatan moral. Sebab penegakan hukumnya sudah ikut serta dengan penjaha negara akan hancur," kata Awit.

Selain itu, untuk menjawab keraguan publik, Awit mendesak Kapolri untuk memecat tidak hormat para oknum yang diduga terlibat. Alasannya, oknum yang melakukan persekongkolan jahat dengan koruptor sudah cukup diberi sanksi tegas.

Dengan pemecatan itu, akan memberi efek jera bagi polisi lainnya agar tidak melakukan tindakan di luar koridor hukum.

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | AHY Semakin Aduhai

Kamis, 13 Agustus 2020
Video

TANYA JAWAB CAK ULUNG | Seputar Aksi Menyelamatkan Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Jokowi Ingin Bajak Momentum Krisis Untuk Lompatan Besar, Syarief Hasan: Semua Bisa Terjadi, Tergantung Kabinet
Politik

Jokowi Ingin Bajak Momentum ..

15 Agustus 2020 04:26
Pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta Temui Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Usai Tegur Mumtaz Rais
Politik

Pihak Polres Bandara Soekarn..

15 Agustus 2020 03:50
Maman Imanulhaq: HUT Ke 75 Indonesia, Momentum Tunjukkan Jatidiri Bangsa Disiplin
Politik

Maman Imanulhaq: HUT Ke 75 I..

15 Agustus 2020 03:23
Berperan Raih Kemerdekaan Indonesia, Muhammadiyah Minta Tokohnya Digelari Pahlawan Nasional
Politik

Berperan Raih Kemerdekaan In..

15 Agustus 2020 02:51
Sekjen JMSI Bertemu Ketua Forum Kadis Kominfo Bahas Regulasi Perusahaan Pers
Politik

Sekjen JMSI Bertemu Ketua Fo..

15 Agustus 2020 02:24
Jokowi Memastikan Omnibus Law Jadi Instrumen Percepatan Pemulihan Ekonomi
Politik

Jokowi Memastikan Omnibus La..

15 Agustus 2020 01:51
Mumtaz Rais Marah Akibat Ditegur Pimpinan KPK, Garuda Indonesia Ucapkan Terimakasih
Politik

Mumtaz Rais Marah Akibat Dit..

15 Agustus 2020 01:21
Perbandingan Gusdur Dengan Jokowi, Adhie Massardi: Gus Dur Tidak Berhitung 100 Hari Kerja, Tapi Langsung Bertindak
Politik

Perbandingan Gusdur Dengan J..

15 Agustus 2020 00:27