DPP GMNI Dorong Bareskrim Polri Bongkar Jejaring Mafia Djokcan

Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino/Net

DItangkapnya buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cassie) piutang Bank Bali Djoko Tjandra diapresiasi DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

"Tentu kami beri apresiasi kepada tim operasi Bareskrim Polri yang berhasil menangkap buronan Bank Bali yang lama kabur dari Indonesia," ujar Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino dalam keterangannya, Sabtu (1/8).

Keberhasilan pihak Kepolisian dalam hal ini Bareskrim Polri, menurut Arjuna mesti ditindaklanjuti melalui proses hukum yang lebih koperhensif. Dalam arti, aparat penegak hukum mesti terus bekerja mengungkap deretan skandal kasus yang melibatkan bos Mulia Grup yang banyak merugikan keuangan negara tersebut   

Arjuna berharap penegak hukum dapat membongkar jejaring mafia yang terlibat ikut membantu Djoko Tjandra saat menjadi buronan, sehingga negara seperti dikelabuinya sampai belasan tahun.

"Dia (Djoko Tjandra) sudah 11 tahun jadi buronan. Sebelumnya, negara seperti dipermainkan, direndahkan reputasinya. Tentu, dia tidak sendirian. Tidak menutup kemungkinan di backing orang kuat," tegas Arjuna

Berdasarkan hasil penelusurannya, Arjuna membeberkan hasil investigasi firma hukum Mossack Fonseca yang menemukan nama Djoko Tjandra terdaftar di dalam Panama Papers yang diungkap oleh The International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ).

Dalam hasil investigasi tersebut, Djokcan terdaftar sebagai pemilik perusahaan cangkang Shinc Holdings Limited di yurisdiksi British Virgin Islands, sejak 11 Mei 2001 hingga 2012. Hingga kini perusahaan cangkang tersebut masih aktif.

"Nama Djoko Tjandra terdaftar dalam Panama Papers sebagai pemilik perusahaan cangkang di negara tax haven, British Virgin Islands. Fakta ini bisa menjadi potensi pelanggaran tax evasion dan money laundry. Dan ini harus diungkap", demikian Arjuna menambahkan.

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020
Video

RMOL World View | Di Balik Ledakan Lebanon Bersama Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Direktur KPN: Poster Anies-AHY Hanya Pansos, Karena Popularitas Itu Penting
Politik

Direktur KPN: Poster Anies-A..

11 Agustus 2020 12:50
Istana Larang Pajang Foto Jokowi, Iwan Sumule: Ini Klenik Atau 17 Agustus Terakhir Jadi Presiden?
Politik

Istana Larang Pajang Foto Jo..

11 Agustus 2020 12:47
Prabowo Disebut Bakal Gantikan Maruf Amin, PPP: Isu Murahan!
Politik

Prabowo Disebut Bakal Gantik..

11 Agustus 2020 12:27
Prabowo Diisukan Bakal Geser KH Ma’ruf Amin, Gerindra: Isu Mau Pecah NU Dan Jokowi
Politik

Prabowo Diisukan Bakal Geser..

11 Agustus 2020 12:25
Pernah Ditolak Jokowi, Natalius Pigai Ragu Fadli Zon Mau Menerima Penghargaan Bintang Jasa
Politik

Pernah Ditolak Jokowi, Natal..

11 Agustus 2020 11:59
Menggeser Maruf Amin Tidak Semudah Mencopot Menteri
Politik

Menggeser Maruf Amin Tidak S..

11 Agustus 2020 11:56
Bakal Deklarasikan Dukungan Kepada Akhyar Nasution, Forum Eksponen 98 PDIP Ajak Kader Tetap Gembira
Politik

Bakal Deklarasikan Dukungan ..

11 Agustus 2020 11:45
Jubir Jokowi: Pegawai KPK Jadi ASN Bukan Melemahkan, Tapi Memperkuat Institusi
Politik

Jubir Jokowi: Pegawai KPK Ja..

11 Agustus 2020 11:22