Fitnah @ikemuti16 Dimaafkan, Pengamat: Tipe Kepemimpinan Anies Cocok Dengan Masyarakat Yang Pluralis

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat rapat bersama Forkopimda/Istimewa

Sikap reaktif yang kerap ditunjukkan seorang pemimpin saat kebijakannya dikritisi tak terlihat pada sosok Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Sebaliknya, DKI satu memperlihatkan akomodatif dan jauh dari tipe reaktif.

Demikian yang disampaikan pengamat politik Universitas Nasional (Unas), Andi Yusran saat mengomentari sikap Pemprov DKI Jakarta yang menerima maaf pesinetron Indah Kartika Mutiarawati alias Ike Muti atas postingan @ikemuti16 yang cenderung menyudutkan pemerintahan Anies.

"Tipe dan gaya kepemimpinan Anies Baswedan semacam ini memang sesuai dengan masyarakat yang pluralis dan memiliki dinamika yang tinggi semacam kita saat ini di Indonesia," ujar Andi Yusran kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Minggu (2/9).

Andi menambahkan, Jakarta adalah laboratorium politik bagi Anies menuju jenjang kepemimpinan yang lebih tinggi. Hal itulah yang ia lihat berusaha dilewati Anies.

"Sepertinya Anies sedang berusaha melewati itu dengan mengatasi semua problematika ibukota sebagaimana yang dilakukannya saat ini," tandasnya.

Pemprov DKI Jakarta sebelumnya melayangkan surat peringatan kepada Ike Muti atas postingannya di akun Instagram pribadinya @ikemuti16. Ike mengaku kerja samanya dengan jajaran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam proyek web series terpaksa kandas lantaran dirinya dinilai sebagai orang yang sangat pro mendukung Presiden Joko Widodo.

Namun belakangan Ike telah meminta maaf atas tulisannya tersebut dan mengaku bahwa dia mendapat informasi salah yang membuatnya terbawa emosi untuk menulis hal tersebut dalam akun media sosialnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun telah menerima permintaan maaf dari Ike dan meminta agar kejadian ini bisa dijadikan pelajaran untuk semuanya agar dapat selektif dalam menerima informasi.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Kejagung Sambut Baik Survei Tingkat Kepuasan Publik Dari IPR
Politik

Kejagung Sambut Baik Survei ..

25 Oktober 2020 06:26
Pose Acungkan Tiga Jari Kadis PU Benteng Berujung Panggilan Bawaslu
Politik

Pose Acungkan Tiga Jari Kadi..

25 Oktober 2020 05:53
Suharso Monoarfa Deklarasikan Diri Maju Sebagai Ketum PPP
Politik

Suharso Monoarfa Deklarasika..

25 Oktober 2020 05:45
PCNU Kabupaten Cirebon Dukung Penangkapan Gus Nur
Politik

PCNU Kabupaten Cirebon Dukun..

25 Oktober 2020 05:32
Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi Siapkan 7 Program Inovasi, Di Antaranya Big Data
Politik

Pilkada Surabaya: Eri Cahyad..

25 Oktober 2020 04:58
Yakin Menang Di Pilkada Medan, Gerindra Sumut: Elektabilitas Akhyar Hanya 31 Persen
Politik

Yakin Menang Di Pilkada Meda..

25 Oktober 2020 04:34
Jokowi: 2021 Akan Jadi Tahun Opportunity, Saya Sangat Optimis!
Politik

Jokowi: 2021 Akan Jadi Tahun..

25 Oktober 2020 02:37
Ketum Golkar: UU Ciptaker Adalah Reformasi Ekonomi Indonesia Yang Dilakukan Lewat Lembaga Perwakilan Yang Demokratis
Politik

Ketum Golkar: UU Ciptaker Ad..

25 Oktober 2020 01:51