Jalan Keluar Indonesia Lepas Dari Para Taipan Adalah Kembali Pada UUD 1945

Mantan Komisioner KPU RI pada Pemilu 1999, Edwin Soekawati (kemeja biru)/RMOL

Indonesia mulai terperosok sejak diubahnya Undang Undang Dasar 1945 karena adanya demokrasi ekonomi yang dikuasai oleh para taipan.

Demikian disampaikan mantan Komisioner KPU RI pada Pemilu 1999, Edwin Soekawati di acara perkenalan Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (2/8).

Dari berbagai permasalahan yang ada, dijelaskan Edwin, Indonesia mulai terperosok sejak diubahnya UUD 1945.

"Karena apa? Disitu yang namanya partai politik masuk dalam UUD. Ternyata dalam demokrasi politik dan demokrasi ekonomi, demokrasi politik bisa clear karena formal, tetapi demokrasi politik itu berhadapan dengan demokrasi ekonomi yang sudah terbentuk sejak era Orde Baru, yaitu taipan-taipan keturunan dan Taipan-taipan sawo matang, ini sudah kebentuk," ujar Edwin Soekawati, Minggu (2/8).

Demokrasi ekonomi tersebut tambah Edwin yang saat ini mengatur kerja demokrasi politik. Artinya, eksistensi partai politik sesuai dengan keinginan penguasa ekonomi dengan membayar partai politik.

"Jadinya kekunci, kita gak punya GBHN, kita hanya ikutin. Contoh UU Omnibus Law dan lain sebagainya. Itu adalah bagian kolaborasi dari demokrasi politik dan demokrasi ekonomi," kata Edwin.

Dengan demikian kata Edwin, cara untuk menyelamatkan Indonesia saat ini ialah dengan kembali kepada UUD 1945 yang asli.

Menurut Edwin, seluruh masyarakat harus menseleksi calon pemimpin baik para wakil rakyat, kepala daerah bahkan Presidennya.

Jika tidak melakukan seleksi secara ketat, maka bukan tidak mungkin para taipan dan kartel akan tetap dapat membeli para elite di berbagai level kepemimpinan.

"Sekarang ini yang nguasai yang kartel-kartel itu, taipan-taipan, dia bayar, di dapil ini dia bayar saya ada buktinya, dapil ini dia bayar, menteri itu dia bayar ini, bahkan presidennya juga. Kembali pada UUD 1945 kemudian kita benahi negara ini," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Detik-detik Terakhir Ustaz Tengku Zulkarnain

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Akhir Ramadan, Wagub Ariza Ajak Masyarakat Doakan Palestina
Politik

Akhir Ramadan, Wagub Ariza A..

12 Mei 2021 18:10
Menteri Agama: Idulfitri Saat Pandemi Makin Perkuat Nilai Kemanusiaan
Politik

Menteri Agama: Idulfitri Saa..

12 Mei 2021 17:20
Perlu Anggaran Khusus Untuk Jadikan Ekonomi Hijau Tak Sekadar Wacana
Politik

Perlu Anggaran Khusus Untuk ..

12 Mei 2021 16:35
Ketua Senator Imbau Warga Shalat Idulfitri Di Rumah Masing-masing
Politik

Ketua Senator Imbau Warga Sh..

12 Mei 2021 16:14
Pemda Diminta Taat Instruksi Mendagri Soal Penutupan Tempat Wisata
Politik

Pemda Diminta Taat Instruksi..

12 Mei 2021 15:30
Kritik Kenaikan PPN, Indef: Berburu Di Hutan Dulu, Kalau Habis Baru Ke Kebun Binatang
Politik

Kritik Kenaikan PPN, Indef: ..

12 Mei 2021 15:13
Di Bandara Soetta, Puan Maharani: Jangan Sampai Kecolongan Pergerakan Covid-19
Politik

Di Bandara Soetta, Puan Maha..

12 Mei 2021 14:30
Tak Sekadar Kecam, Demokrat Dorong Indonesia Gelar KTT OKI Sikapi Kekerasan Israel
Politik

Tak Sekadar Kecam, Demokrat ..

12 Mei 2021 14:20